Rashdul Kiblat di Kubung, Penyuluh Agama Dampingi Pengurus Masjid di Salayo dan Koto Baru

Salayo, SuhaNews | Menyukseskan program Indonesia Berkiblat, Pengurus Masjid Jihad Parak Gadang Salayo menggandeng Penyuluh Agama Islam Kecamatan Kubung untuk melakukan Rashdul Kiblat, Rabu (15/7) sore.

Rizki Nofrizal, SHI, Penyuluh Agama Kecamatan Kubung bersama pengurus Masjid Jihad Parak Gadang melakukan persiapan sejak ba’da Ashar, karena momen matahar berada tepat diatas Ka’bah adalah pukul 16.27 WIB. Beruntungnya saat rashdul kiblat akan dilaksanakan didukung oleh cuaca cerah dan sinar matahari yang cukup.

Dalam kesempatan tersebut Rizki didampingi oleh Ketua Pengurus Masjid Jihad Parak Gadang jorong Batu Palano Yon Harmen serta imam masjid Yoserizal serta beberapa tokoh masyarakat.

Sebelum memulai rashdul kiblat, Rizki menjelaskan bahwa peristiwa matahari tepat berada diatas Ka’bah adalah momen bagi umat Islam untuk menyempurnakan arah kiblat, dengan melakukan pengukuran sederhana memanfaatkan bayangan benda yang ditarik lurus.

“Nanti apabila terjadi pergerseran dari kondisi saat ini, maka demi kesempurnaan ibadah kita ikuti pergeseran,” ujar Rizki.

Setelah diakukan pengukuran dengan metode sederhana, didapat hasilnya terjadi pergeseran sebesar enam derjat.

Baca Juga :

Pengurus Masjid Jihad Parak Gadang mengucapkan terima kasih pada Penyuluh Agama Kecamatan Kubung yang melakukan pendampingan pada pengukuran arah kiblat di jorong Batu Palano.

Selian di Masjid Jihad Parak Gadang, Penyuluh Agama Islam Fungsional (PAIF) H. Hadi Sulman, S.,Ag juga pengurus Masjid dan Pembina MDTA  melakukan rashdul kiblat di Masjid Ihsan jorong Kajai nagari Koto Baru pada waktu yang sama.

BACA JUGA  Duta Bukittinggi Juara 1 Lomba Pidato Penyuluh Agama Tingkat Sumbar

Kepala KUA Kecamatan Kubung, Drs. H. Rifa’i dikonfirmasi terpisah menyebutkan dalam rangka menyukseskan program Indonesia Berkiblat, ASN Kementerian Agama di Kecamatan Kubung dan Penyuluh Agama melakukan pengukuran arah kiblat dengan menggunakan metode bayangan benda ini di beberapa titik.

01602 kiblat jihad d

“Kami berharap, setelah didapat hasil pengukuran, masyarakat melakukan penyesuaian, agar saat solat nanti kita benar-benar mengarah ke Ka’bah di tanah suci,” ujar H. Rifa’i.

Ditambahkannya, untuk mengikuti hasil pengukuran ini tak mesti merubah bentuk bangunan, tetapi cukup menggeser posisi sajadah atau karpet dan mikrab agar saat solat benar-benar menghadap dan mengarah ke Ka’bah.

“Bagi yang belum melakukan pemngukuran pada hari kemarin, masih bisa dilakukan hari ini pukul 16.27 WIB,” pungkas H. Rifa’i. Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News