DEWA : Indonesia Berkiblat, Mari Sempurnakan Ibadah Kita

Koto Baru, SuhaNews | Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok Dr. H. Dedi Wandra, MA yang akrab disapa DEWA mengajak ASN Kemenag untuk mensyiarkan dan menyukseskan program Indonesia Berkiblat, pada apel pagi Selasa (30/6).
“Indonesia berkiblat adalah program pendataan dan penataan arah kiblat umat muslim. Mungkin dengan perputaran bumi ini, posisi arah kiblat kita mengalami pergeseran, maka untuk kesempurnaannya perlu kita ukur ulang dengan memanfaatkan momen Rashdul Kiblat pada Rabu dan Kamis tanggal 15 dan 16 Juli mendatang pukul 16.27 WIB atau 17.27 WITA, saat matahari tepat berada diatas Ka’bah,” ujar Dedi Wandra.

Ditambahkannya, ini adalah momen kedua ditahun ini setelah momen yang sama pada bulan Mei 2026 lalu. Namun masih banyak masyarakat yang belum tahu keistimewaan momen Matahari tepat diatas Ka’bah ini. Untuk itu mari kita syiarkan sekaligus upaya menyempurnakan ibadah kita dengan mengukur kembali arah kiblat, baik itu rumah kediaman, tempat ibadah maupaun kantor dan fasilitas umum.

“Untuk tutorial pelaksanaanya akan kita share nanti melalui media sosial, serta bisa juga dengan berkoordinasi kepada Penyuluh Agama, dan ini adalah bagian dari wujud Asta Protas Kemenag Berdampak yakni Layanan Keagamaan Berdampak dan Pengelolaan Rumah Ibadah,” tutup Dedi Wandra.

Kasubbag Tata Usaha Busfi Eriyon yang juga Ketua Badan Hisab Rukyat (BHR) Kabupaten Solok usai apel mengatakan, biasanya pengukuran arah kiblat dilakukan oleh Tim BHR dengan menggunakan bermacam peralatan diantaranya teodolit, untuk melihat secara letak lokasi yang diukur dihitung secara geografis dengan posisi Ka’bah di tanah suci.

Baca Juga : 

BACA JUGA  Sitinjauk Lauik Mendung dan Berkabut, Hilal Tak Terlihat

Tapi saat rashdul kiblat nanti bisa diukur dengan benda sederhana dengan memanfaatkan bayangan benda yang muncul dari sinar matahari.

“Seperti yang disampaikan oleh Bapak Kakan Kemenag tadi, semua kita disarankan untuk mengukur arah kiblat temoat masing-masing demi kesempurnaan ibadah kita,” sampai Busfi Eriyon.

Busfi Eriyon berharap, setiap masyarakat yang melakukan pemgukuran arah kiblat dapat mengisi link https://indonesiaberkiblat.kemenag.dev/login tujuannyatak ada lagi yang asal-asal atau perkiraan dalam menetapkan arah kiblat.

“Masyarakat secara individu atau lembaga dapat berpartisipasi dengan membuat akun terlebih dahulu yang dilengkapi email aktif, nantinya juga akan diberikan sertifikat. Informasi leboh lanjut tentang Indonesia Berkibkat ini dapat menghubungi BHR Kabupaten Solok melalui Kantor Kemenag, Kantor KUA dan Penyuluh Agama di kecamatan. Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News