H. Zulkifli : Pemberdayaan Ekonomi Umat melalui Zakat dan Infaq

Koto Baru, SuhaNews | Sebagai wujud dari Kemenag Berdampak, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli, mengajak umat muslim untuk meningkatkan infaq, wakaf dan sedekah di bulan suci Ramadan 1447 ini. ekonomi

Selain itu, Kakan Kemenag juga menyampaikan ajakan Menteri Agama agar masyarakat dalam berbagi dengan mustahiq jangan hanya terpaku pada standar pemenuhan standar minimal kewajiban agama dalam pembayaran zakat sebesar 2,5 persen, tapi memperluas kontribusinya melalui instrumen sedekah, infak, hibah, dan wakaf.

“Agama mewajibkan kita mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen, jangan cuma memenuhi kewajiban, tapi mari bantu saudara-saudara kita yang membutuhkan dengan memperbanyak sedekah, infak, hibah dan wakaf,” ujar Kakan Kemenag H. Zulkifli.

Disampaikannya, jika umat Islam hanya terpaku pada angka 2,5%, maka potensi ekonomi umat yang sangat besar tidak mengejawantah, kedermawanan Muslim harus jauh melampaui angka tersebut melalui sedekah dan infak yang sifatnya tidak dibatasi persentase tertentu. ekonomi ekonomi ekonomi

Mengutip pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kakan Kemenag Kabupaten Solok H. Zulkifli mengatakan Zakat memiliki aturan asnaf yang ketat. Maka, untuk menjangkau persoalan kemanusiaan yang lebih luas umat Islam perlu mengaktifkan pundi-pundi lain seperti infak dan hibah sebagaimana dicontohkan Rasulullah Muhammad SAW.

Kemenag mengimbau masyarakat untuk melihat pernyataan Menag secara utuh sebagai upaya akselerasi kedermawanan umat.  Zakat tetaplah rukun Islam yang wajib ditunaikan, namun idealnya, zakat menjadi titik awal, sementara sedekah dan infak menjadi gaya hidup yang tidak terbatas jumlahnya. Fendi

Berita terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Sultan Ingatkan Pemerintah Waspadai Dampak Deindustrialisasi Sektor Sandang dan Pangan Nasional

Google News