Koto Baru, SuhaNews | Upacara Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di MAN 1 Solok Plus Keterampilan, Sabtu (2/5) menjadi momen perdana Dr. H. Dedi Wandra, MA (DEWA) sebagai pembina upacra di Kabupaten Solok pasca dilantik oleh Kakanwil menjadi Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok pada 27 April lalu.
Dalam upacara tersebut Kakan Kemenag H. Dedi Wandra membacakan pidato Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Prof. Abdul Mu’ti. Pesan yang paling menyita perhatian dalam pidato tersebut adalah penegasan tentang pentingnya Tiga M dalam pendidikan: mindset (pola pikir), mental (ketangguhan), dan misi (tujuan yang lurus). Tanpa ketiganya, pendidikan dinilai hanya akan berjalan sebagai formalitas tanpa makna.

Dalam pidato yang dibacakan H. Dedi Wandra, Menteri menegaskan bahwa pendidikan sejatinya merupakan proses memanusiakan manusia yang dilaksanakan dengan ketulusan, kasih sayang, serta upaya menumbuhkan potensi terbaik setiap individu. Nilai tersebut sejalan dengan ajaran Ki Hajar Dewantara melalui konsep asah, asih, dan asuh sebagai fondasi pendidikan nasional.
Selain itu, pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai kebijakan strategis, seperti digitalisasi pembelajaran, peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru, penguatan karakter peserta didik, hingga perluasan akses pendidikan yang inklusif dan merata.
“Momentum Hardiknas 2026 ini menjadi pengingat bahwa kemajuan pendidikan tidak hanya bergantung pada program dan kebijakan, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia dalam membangun pola pikir yang maju, mental yang kuat, dan misi yang jelas demi mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua,” ucap H. Dedi Wandra.
Ia menegaskan, peringatan ini sekaligus meneguhkan komitmen bersama seluruh insan pendidikan untuk terus bergerak maju, membangun generasi Indonesia yang cerdas, berkarakter, dan berdaya saing menuju bangsa yang maju dan bermartabat.
Upacara ini diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan MAN 1 Solok Plus Keterampilan, MTsN 2 Solok dan Kantor Kemenag Kabupaten Solok yang tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah. Keberagaman tersebut mencerminkan semangat persatuan sekaligus kekayaan budaya yang menjadi bagian penting dalam dunia pendidikan. hardiknas hardiknas hardiknas

Usai upacara, Kakankemenag juga mengatakan, sebagai lembaga yang menaungi lembaga pendidikan, jajaran Kementerian Agama juga bertanggung jawab mewujudkan asta cita Presiden Prabowo dalam memajukan pendidikan di negara ini yang pada wujudnya pendidikan dapat mengangkat harkat bangsa. Hendri | Fendi
Berita terkait :
- Apel Perdana DEWA di Kantor Kemenag Kab Solok, Sebut Manajemen Talenta
- Temui Bupati, Kakan Kemenag Kabupaten Solok Kenal Pamit
- MIN 1 Solok Juara Umum Festival SAKTI di SMPN 6 Gunung Talang
- Pengurus OSIM MTsN 2 Solok Dikukuhkan, Zikra Ucapkan Terima Kasih
- Kualitasnya Tak Kalah dari Madrasah Negeri, Ini MTs Swasta di Kabupaten Solok



Facebook Comments