Hadiri Wisuda Tahfizh MTsM Sumani, DEWA Apresiasi Madrasah Swasta

Sumani, SuhaNews | Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Dr. H. Dedi Wandra, MA (DEWA) menghadiri wisuda tahfiz dan haflatul wada’ (perisahan) siswa kela IX MTs Muhammadiyah Sumani, Rabu (6/5) di madrasah tersebut.
Ikut mendampingi Kakan Kemenag dalam wisuda tahfiz MTsM Sumani ini Kasi Pendidikan Madrasah Lizi Virma Surianti, PLT Kepala KUA X Koto Singkarak H. Masrul dan dihadiri oleh Pengurus Daerah Muhammadiyah Kabupaten Solok, Komite Madrasah serta walimurid kelas IX MTsM Sumani.

Kepala MTsM Sumani Hj. Susi Elfina dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan rutin setiap tahunnya ini sebagai wujud rasa syukur atas pencapaian siswa yang telah menyelesaikan pendidikan selama tiga tahun di MTsM Sumani dan tahun ini diikuti oleh 78 siswa.

“Tiga tahun dididik di madrasah ini, siswa tidak hanya diberikan pendidikan ilmu pengetahuan agama dan ilmu pengetahuan umum, tapi juga disalurkan bakatnya dibidang olahraga, seni dan pramuka. Teristimewa setiap siswa dituntut menjadi penghafal Al Qur’an melalui program tahfiz yang diberikan pendampingan secara kontinu yang hasilnya adalah wisuda tahfiz hari ini,” ujar Hj. Susi Elfina.

Untuk ilmu agama, siswa tidak hanya diajarkan menghafal Al Qur’an untuk menjadi hafizh dan hafizah tetapi juga pengayaan ilmu agama melalui praktek ibadah, agar saat berada ditengah masyarakat, alumni madrasah mampu berada di garda terdepan terutama dalam hal fardu kifayah dan mengajak masyarakat untuk belajar dan mendalami ilmu agama.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Dedi Wandra yang memberikan sambutan mengapresiasi pencapaian para siswa-siswi MTsM Sumani serta tenaga pendidik dan kependidikan yang berhasil mengantarkan siswa kelas IX bukan hanya sukses sebagai lulusan MTs tetapi juga menjadi hafizh dan hafizah.

BACA JUGA  COJ-IX MTsN 2 Solok dibuka Kan. Kemenag Kab. Solok

00606 mtsm sumani b e1778053935462

“Kami berharap ananda yang hari ini wisuda tahfiz, untuk terus meningkatkan hafalannya, karena wisuda ini bukan akhir dari proses belajarar, akan tetapi ini adalah tahapan untuk terus meningkat kemampuan dan hafalannya, yang tak kalah pentingnya seiring menambah hafalan adalah memperbaiki tahsin dan ilmu tajdwidnya, agar suatus aat nanti ananda menjadi hafizh dan hafizhah yang paripurna kemampuannya,” sebut H. Dedi Wandra memberi semangat.

Menutup sambutannya, H. Dedi Wandra mengajak para siswa madrasah untuk bangga menjadi bagian dari lembaga pendidikan Islam ini, Kementerian Agama tidak membedakan antara MTs Negeri dan MTs Swasta, semua diberi kurikulum yang sama dan kesempatan yang sama untuk berprestasi, sebagaimana Kemenag Berdampak menyebutkan madrasah akan mewujudkan pendiikan unggul, ramah dan terintegrasi.

Prosesi wisuda ini ditandai dengan penyerahan sertifikat dan pemasangan selempang secara simbolis oleh Kakan Kemenag kepada Hafizh dan Hafizah terbaik. fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News