Madinah, SuhaNews | Suhu kota Madinah pada hari Jumat (8/5) ini terbilang panas, diperkirakan mencapai 39 derjat pada siang hari, untuk itu dihimbau kepada jemaah untuk mengurangi aktivitas diluar ruangan apalagi di ruang terbuka seperti jalanan.
Himbauan ini disampaikan oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Daerah Kerja Madinah yang diteruskan oleh masing-masing Ketua Kloter, Ketua Rombongan dan Ketua Regu, agar jemaah menjaga kesehatan dan fisik selama berada di kota Nabi ini. Himbauan ini diutamakan bagi jemaah lansia dan yang mengalami gangguan kesehatan.

“Jangan memaksakan diri untuk datang ke masjid Nabawi, karena beriko besar pada kesehatan terutama waktu Zuhur dan Ashar, silahkan solat berjemaah di hotel,” ujar Pembimbing Ibadah Kloter 9 Zul Afendi kepada jemaah.
Jemaah juga dihimbau untuk menggunakan payung dan pelindung diri selama berada diluar ruangan serta memperbanyak minum air putih guna menghindari dehidrasi.
“Perbanyak minum air putih, jangan tunggu haus, serta semprotkan air ke wajah, tangan dan bagian tubuh yang terkena paparan sinar matahari untuk menjaga kelembaban kulit,” tukuk Zul Afendi. suhu suhu suhu suhu
H. Rifa’i, Ketua Rombongan 7 kloter 9 PDG dari Kota Solok yang juga pernah menjadi Pembimbing Ibadah dari Embarkasi Padang Tahun 2023 lalu menyebutkan cuaca saat ini lebih panas dibanding saat ia menjadi petugas dulu.
Namun demikian ia mengapresiasi pelayanan dan pendampingan yang diberikan oleh PPIH Kloter 9 PDG yang dengan sabar dan telaten memberikan pendampingan dan penjelasan pada jemaah yang terbilang lansia. Karena sudah diingatkan, masih banyak jemaah lansia yang ngotot ikut solat berjemaah di Masjid Nabawi, dengan alasan sekali seumur hidup datang ke tanah suci ini.
“Butuh kesabaran ekstra menghadapi jemaah lansia bagi petugas maupun Ketua Rombongan dan Ketua Regu, apalagi untuk dapat solat di Masjid Nabawi paling lambat satu jam sudah berada disana, itupun kadang masih dipelataran tidak bisa masuk kedalam masjid,” ujar H. Rifa’i.
Untuk mengisi kekosongan waktu disewal waktu solat, Pembimbing Ibadah memberikan manasik Umrah di hotel agar jemaah tidak jenuh. Terutama yang tidak ada aktivitas ziarah atau kunjungan.

Memasuki hari kelima di Madinah, sevara umum kondisi seluruh jemaah haji kloter 9 PDG dalam keadaan sehat. meski ada beberapa yang mengalami gangguan kesehatan lebih disebabkan perbedaan perubahan cuaca dengan di tanah air. Nova | Fendi
Berita Terkait :Â
- Berkumpul di Pintu 216, Jemaah Haji PDG 9 Mengenal Masjid Disekitar Masjid Nabawi
- Haji Gelombang I Berakhir, Kloter 2 PDG Terbang Menuju Jeddah
- Sampaikan Duka, Kemenhaj Bukittinggi Kunjungi Keluarga Jemaah Wafat di Tanah Suci
- Jamaah Haji Bukittinggi Wafat di Madinah, Kemenhaj Sampaikan Duka Mendalam
- Disiplin Manasik Berbuah Hasil, 251 Koper Jemaah Haji Bukittinggi Lolos X-Ray Tanpa Kendala
- Hari Pertama di Madinah PHD dan TPHI Pantau Jemaah Haji Solok
- Mulai Arbain, Jemaah Haji Solok Subuh di Masjid Nabawi
- Bupati Annisa Ajak 83 Jemaah Haji Doakan Keberkahan dan Kebaikan Dharmasraya
- Berangkat Ba’da Ashar, Jemaah Haji Solok Sampai di Madinah Pukul 9 Malam
- Koper Lolos X Ray, Jemaah Haji Kabupaten Solok Bersiap Terbang ke Madinah
- Caredek Hingga Sokan, 7 Bus FAA Jaya Wisata Antarkan Jemaah Haji Kabupaten Solok
- Jamaah Haji Bukittinggi Wafat di Madinah, Kemenhaj Sampaikan Duka Mendalam



Facebook Comments