Liga Champions: Arsenal Vs PSG Incar Gelar Ganda dan Rekor Baru

SuhaNews – Dua pemuncak liga domestik Europa akan bertemu pada final Liga Champions 2025/2026, Sabtu, 30 Mei 2026 pukul 23.00 WIB, di Puskas Arena, Budapest, kala Arsenal menghadapi PSG. Juara Premier Liga Inggris dan Juara Liga Prancis ini sama-sama memburu sejarah baru. PSG ingin mencatatkan dirinya sebagai klub yang bisa meraih Trofi dua kali beruntun, Arsenal justru berharap bisa meraih trofi perdana sepanjang klub.  

Pertemuan ini juga menjadi dendam tersendiri bagi Arsenal karena kegagalan musim lalu usai gagal di semifinal karena kalah agregat 1-3 dari PSG. Klub asal London itu kini kembali memiliki peluang menutup penantian panjang untuk meraih trofi Liga Champions pertama.

Baca juga: Final Liga Champions: Cari Titik Lemah PSG, Arsenal Buru Trofi Perdana

Final kali ini menjadi penampilan kedua Arsenal di partai puncak Liga Champions sepanjang sejarah klub. Sebelumnya, The Gunners kalah 1-2 dari Barcelona pada final musim 2005/2006 di Stade de France.

Arsenal Incar Gelar Ganda

Arsenal berpeluang menjadi klub Inggris ketujuh yang berhasil mengangkat trofi European Cup atau Liga Champions. Sebelumnya, hanya Aston Villa, Chelsea, Liverpool, Manchester City, Manchester United, dan Nottingham Forest yang mampu meraih pencapaian tersebut.

Klub London Utara itu juga berpotensi menjadi tim ke-25 yang memenangkan European Cup. Musim lalu, PSG lebih dulu masuk daftar setelah sukses menjadi juara untuk pertama kalinya.

Arsenal memiliki peluang meraih gelar ganda musim ini setelah memastikan titel Premier League pada 19 Mei 2026. Jika berhasil mengalahkan PSG, pasukan Mikel Arteta akan mengikuti jejak Liverpool, Manchester United, dan Manchester City yang pernah memenangi liga domestik serta Liga Champions dalam satu musim.

BACA JUGA  Kemenag Agam Sambut Tim MYRES MTsN 7 Agam di Bandara Internasional Minangkabau

Rekor Tak Terkalahkan Arsenal

arsenal juara 69d296f
Para pemain Arsenal merayakan gelar juara Premier League setelah pertandingan melawan Crystal Palace, Minggu (24/5/2026). (c) AP Photo/Kin Cheung

Arsenal menjadi satu-satunya tim yang belum menelan kekalahan di Liga Champions musim ini. Mereka membukukan 11 kemenangan dan tiga hasil imbang dari total 14 pertandingan.

Lini pertahanan Arsenal juga tampil sangat solid sepanjang kompetisi berlangsung. The Gunners baru kebobolan enam gol dan mencatat sembilan clean sheet musim ini.

Catatan clean sheet Arsenal hanya terpaut satu laga dari rekor terbanyak dalam satu musim Liga Champions. Rekor tersebut saat ini dipegang Arsenal musim 2005/2006 dan Real Madrid musim 2015/2016.

David Raya dan Gabriel Martinelli menjadi pemain Arsenal dengan jumlah penampilan

Arteta dan Pemain Muda Arsenal Cetak Sejarah

Mikel Arteta menjadi pelatih asal Spanyol keempat yang mencapai final Liga Champions bersama klub non-Spanyol. Sebelumnya, Rafael Benitez, Pep Guardiola, dan Luis Enrique lebih dulu mencatat pencapaian serupa.

Dua pemain Arsenal juga memiliki pengalaman tampil di final Liga Champions. Kai Havertz pernah mencetak gol kemenangan Chelsea pada final 2021, sedangkan Gabriel Jesus tampil bersama Manchester City pada pertandingan yang sama.

Pemain muda Arsenal, Myles Lewis-Skelly, ikut mencuri perhatian menjelang final. Pada usia 19 tahun 246 hari, ia berpeluang menjadi pemain Inggris kedua yang mencapai 20 penampilan Liga Champions saat masih remaja setelah Jude Bellingham.

Arsenal terakhir kali meraih trofi kompetisi UEFA pada musim 1993/1994 ketika memenangkan Cup Winners’ Cup. Saat itu, mereka menang 1-0 atas Parma setelah sebelumnya menyingkirkan PSG di semifinal.

PSG Sangat Konsisten

Paris Saint-Germain tampil sangat produktif sepanjang fase gugur musim ini. Mereka membukukan 23 gol pada fase knockout dan total 44 gol sepanjang perjalanan menuju final.

Ketajaman lini depan menjadi kekuatan utama tim racikan Luis Enrique. Permainan agresif dan cepat khas PSG terus terlihat sejak babak 16 besar hingga semifinal.

BACA JUGA  Miliki 7 Paket Besar Ganja, Pelaku Narkoba di Alahan Panjang Ditangkap Polres Solok

Alex Clementson, reporter PSG untuk UEFA.com, menilai tim ini punya keseimbangan yang semakin matang. Ia menulis, “Sekali itu bersejarah, dua kali itu legendaris,” yang terpampang dalam spanduk pendukung klub saat laga internal akhir pekan lalu.

Menurut Clementson, final di Budapest memberi peluang besar bagi PSG untuk mengukuhkan nama mereka di jajaran elite Eropa. Ia juga melihat karakter menyerang PSG masih sangat konsisten sepanjang musim ini.

Baca juga: Liga Champions: PSG vs Arsenal, Liga Prancis Tantang Liga Inggris

Sumber: Bola.net

Facebook Comments

Google News