Arosuka, SuhaNews – Bupati Solok, Jon Firman Pandu pimpin Focus Group Discussion (FGD) tentang pelaksanaan Pemilihan Wali Nagari (Pilwana) Serentak yang akan dilaksanakan di 23 nagari pada 11 kecamatan, Senin (29/06/2026) di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten Solok.
FGD tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Solok H. Candra, Forkopimda Kabupaten Solok, Ketua DPRD, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta camat.
Baca juga: Bupati John Kenedy Azis: Padang Pariaman Gelar Pilwana Serentak di 73 Nagari
Bupati Solok menegaskan bahwa Pemilihan Wali Nagari merupakan momentum penting dalam proses demokrasi di tingkat nagari. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta untuk bersama-sama menjaga keamanan, ketertiban, dan persatuan masyarakat agar pelaksanaan Pilwana dapat berjalan dengan lancar.
“Perbedaan pilihan hal yang wajar dalam demokrasi. Namun, jangan sampai perbedaan tersebut memecah persatuan masyarakat. Mari kita ciptakan Pilwana yang aman, damai, jujur, adil, dan bermartabat,” ujar Bupati, Jon Firman Pandu.
Bupati juga menginstruksikan kepada seluruh camat untuk meningkatkan koordinasi dengan pemerintah nagari, aparat keamanan, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh elemen masyarakat dalam mengantisipasi potensi konflik yang dapat mengganggu jalannya Pilwana.
Sementara itu, Wakil Bupati Solok H. Candra, SHI, mengajak seluruh unsur pemerintah kecamatan, panitia penyelenggara, dan masyarakat untuk menjaga komunikasi yang baik selama seluruh tahapan Pilwana berlangsung.
“Sinergi dan keterbukaan informasi menjadi kunci dalam mencegah terjadinya kesalahpahaman yang dapat memicu konflik di tengah masyarakat,” ujar Candra.
Wabup Candra mengajak semua pihak untuk menjadikan Pemilihan Wali Nagari Serentak ini sebagai pesta demokrasi yang penuh kebersamaan. Semua pihak harus mengedepankan musyawarah, menjaga persaudaraan, dan saling menghormati.
Melalui FGD ini, diharapkan terbangun komitmen bersama antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan seluruh pemangku kepentingan dalam menjaga stabilitas daerah, sehingga Pemilihan Wali Nagari Serentak di 23 nagari yang tersebar di 11 kecamatan dapat berlangsung sukses, aman, damai, dan menghasilkan pemimpin nagari yang mampu membawa kemajuan bagi masyarakat. Wewe



Facebook Comments