Ribuan Doa untuk PKJR Sitinjau Lauik Yang Meninggal Saat Menolong Truk Gagal Menanjak

SuhaNews | Ribuan doa disampaikan netizen dan pelayan untuk M. Fajri yang akrab disapa Amaik, PKJR Sitinjau Lauik yang meninggal dunia karena terjepit saat mengganjal truk CPO yang gagal menanjak di Panorama II Sitinjau Lauik, Kamis (3/7) lalu.

Diketahui Fajri (32) warga Tarantang kecamatan Lubuk Kilangan Kota Padang meninggalkan istri dan seorang anak yang masih balita.

Peristiwa yang menimpa Fajri bermula dari saat ia yang tengah bertugas membantu arus lalu lintas di Panorama dua bermaksud menolong truk tangki CPO dengan nomro polisi BA 8019 GU dari arah Padang menuju Solok yang kesulitasn menanjak, dengan sigap Fajri membantu memasang ganjal agar truk tidak mundur.

Setelah truk berhenti, ia pun menggantikan sopir truk dengan maksud membawa truk ke posisi yang aman agar tidak menganggu lalu lintas. Namun truk mundur hingga meluncur ke dalam jurang sedalam 50 meter.

Evakuasi berlangsung dramatis, selain relawan dari PKJR Sitinjau juga TRC BPBD, Damkar, PMI, Polisi dan lainnya ikut membantu Fajri yang terjepit di kabin truk ditengah kegelapan malam.

Butuh waktu sekitar satu jam, untuk mengevakuasi jenazah yang kemudian langsung di bawa ke rumah sakit untuk divisum. Peristiwa dan proses evakuasi ramai berseliweran di media sosial yang disertai ucapan duka dan doa untuk PKJR yang dalam kesehariannya membantu pengguna jalan yang mengala mi kesulitan saat melewati Sitinjaau disamping membantu mengatur lalu lintas.

Ucapan duka dan doa di media sosial juga disampaikan oleh berbagai komunitas otomotif dan komunitas pengemudi serta netizen perorangan yang turut simpati pada korban dan apresiasi pada pekerjaan PKJR. Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Gubernur Mahyeldi Optimis Fly Over Sitinjau Mulai 2023

Google News