Kakanwil Kemenag Sumbar Bantah Tuduhan “Pembinaan ASN, Pulang Bawa Uang”

SuhaNews | Kepala Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, H. Mustafa, membantah tegas pemberitaan yang menyebut kegiatan pembinaan ASN di daerah disertai permintaan iuran Rp150 ribu per satuan kerja untuk biaya transportasi Kakanwil.
Mustafa menegaskan, dirinya tidak pernah memerintahkan, meminta, maupun menerima uang dari kepala madrasah maupun kepala KUA untuk kepentingan transportasi ataupun kepentingan pribadi.

“Saya tegaskan, saya tidak pernah meminta dan tidak pernah menerima uang Rp150 ribu per satker hasil iuran kepala madrasah maupun kepala KUA sebagaimana diberitakan. Saya juga tidak pernah memerintahkan siapa pun untuk mengumpulkan uang tersebut untuk kepentingan saya,” tegas Mustafa.

Menurutnya, kunjungan ke kabupaten dan kota merupakan bagian dari tugas kedinasan dalam rangka pembinaan, koordinasi, monitoring, serta memastikan program Kementerian Agama berjalan dengan baik. Seluruh perjalanan dinas Kakanwil dilaksanakan melalui mekanisme kedinasan dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Terkait kegiatan pembinaan ASN di Kabupaten Pesisir Selatan pada 11 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Sabilul Jannah, Kecamatan Sutera, Mustafa juga menegaskan bahwa dirinya hadir dalam kapasitas sebagai pejabat yang melaksanakan tugas kedinasan, bukan untuk mencari atau menerima uang dari jajaran di daerah.

“Saya datang ke daerah untuk menjalankan tugas dan memberikan pembinaan kepada ASN. Tidak benar kalau kunjungan tersebut dikaitkan dengan upaya mencari uang atau meminta uang dari satuan kerja,” ujarnya.

Mustafa juga menyampaikan bahwa apabila terdapat pihak yang mengatasnamakan Kakanwil atau menggunakan nama dirinya untuk meminta uang kepada satuan kerja, hal tersebut harus diklarifikasi dan dibuktikan secara jelas. Ia meminta agar tidak ada pihak yang membuat kesimpulan sepihak tanpa bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, Yufrizal. menyampaikan dalam surat resmi Nomor: 380/KK.03.1/HK.01/08/2026 perihal Klarifikasi, Yufrizal menegaskan bahwa informasi mengenai adanya iuran Rp150 ribu untuk transportasi Kakanwil pada kegiatan pembinaan ASN tersebut tidak benar.

BACA JUGA  Gelar Konfercab, Maridi Pimpin PGRI Batipuh Selatan, Tanah Datar

“Berita tersebut tidak benar. Tidak ada perintah dari Kakankemenag Kabupaten Pesisir Selatan kepada KUA dan kepala madrasah untuk memberikan iuran Rp150 ribu untuk transportasi Kakanwil pada acara Pembinaan ASN hari Sabtu, 11 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Sabilul Jannah Kecamatan Sutera,” jelas Yufrizal.

Ia juga memastikan tidak ada pemberian uang transportasi kepada Kakanwil Kemenag Sumbar dalam kegiatan pembinaan ASN tersebut.

“Tidak benar, kami tidak pernah memerintahkan itu kepada Kepala KUA maupun Kepala Madrasah,” tutup Yufrizal.

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News