Pemerintah Pesisir Selatan dan BPS Tandatangani Komitmen Bersama

Pesisir Selatan, SuhaNews  – Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan dan Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan Penandatanganan Komitmen Bersama Mewujudkan Satu Data Kabupaten Pesisir Selatan, Kamis, (30/12/2021) di Painan Convention Center.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala BPS Provinsi Sumbar, Sekretaris Daerah, BPS Pesisir Selatan, Staf Ahli Bupati, Asisten lingkup Sekretariat Daerah, Kepala OPD Di Lingkungan pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Camat dan Wali Nagari Se Kabupaten Pesisir Selatan.

Baca juga: Pertama di Sumbar, Padang Panjang Punya Portal dan Forum Satu Data Indonesia

“Hal ini untuk mendukung Satu Data Indonesia yang di canangkan oleh Presiden Jokowi melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 tahun 2019 tentang Satu data Indonesia,” ujar Wakil Bupati Rudi Hariansyah.

Kabupaten Pesisir Selatan, jelas Rudi Hariansyah, adalah Kabupeten memanjang dari utara ke selatan dengan Luas Wilayah 579.495 Ha yang terdiri dari 51,77% Kawasan Hutan Lindung, 10,85% Kawasan Budidaya dan 37,37% Area Penggunaan Lainnya (APL).

Jumlah Penduduk Kabupaten Pesisir Selatan tahun 2020 sebanyak 514.444 Jiwa menurut data Dinas Dukcapil dan 504.418 Jiwa menurut data BPS.

“Data tentang jumlah penduduk ini sengaja kami sandingkan dari dua sumber data yang berbeda yaitu data Dinas Dukcapil dan BPS,” ucap Wabub Rudi Hariansyah.

Meskipun elemen datanya sama, jelas Rudi, didata pada periode yang sama, tetapi angka-angkanya  berbeda. Kondisi ini adalah salah satu contoh bahwa kita belum memiliki prinsip dan metodologi yang sama dalam melihat sebuah data.

“Program apapun pastilah terhubung dengan data, apapun yang dikerjakan pasti kembalinya ke data,” kata Wabub.

Di sisi pelayanam Pemerintahan, tambah Wabup, data akan menjadi Komoditas utama bagi pemberi layanan jasa.

Data yang terintegrasi bermanfaat untuk mendorong kepercayaan publik, meningkatkan nilai sosial dan ekonomi, mendorong adanya Pemerintahan yang partisipatif dan meningkatkan efisiensi biaya.

BACA JUGA  Kecelakaan di Jalinsum Sijunjung Libatkan 3 Kendaraan

Untuk Mewujudkan Keterbukaan Informasi Publik yang terintegrasi dengan Satu Data Indonesia, jelas Wabup Rudi,  Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan sedang memfinaliasi Aplikasi Basis Data ” Pesisir Selatan Dalam Genggaman”.

“Aplikasi ini dapat diakses seluruh masyarakat melalui Android yang Insya Allah akan kita lounching pada bulan februari 2022,” tutup Wabup. (*)

Baca juga: Pemkab Agam Gelar Rembuk Stunting dan Penandatanganan Komitmen Bersama

Facebook Comments

Google News