Arosuka, SuhaNews – Akhir pekan ini, tidak ada tambahan kasus baru, baik kasus Konfirmasi maupun Konfirmasi Sembuh. Sementara ada perubahan status konfirmasi dari Karantina Mandiri dipindahkan menjadi dirawat.
“Ada perubahan status darri karantina mandiri ke dirawat karena yang bersangkutan akan melahirkan,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Sabtu (26/3/2021) di Arosuka.
Adapun warga yang dirawat yakni Perempuan 27 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kecamatan Kubung, merupakan kontak erat dengan kasus konfrimasi. Pada awalnya karantina mandiri kemudian dirujuk ke RS Unand Padang untuk dirawat karena akan melakukan proses melahirkan.
Baca juga: Covid-19 Tanah Datar, 4 Sembuh dan 1 Terkonfirmasi Positif
Total warga Kabupaten Solok yang terkonfirmasi Covid-19, jelas Syofiaar Syam, sebanyak 978 orang, yang terdiri atas karantina mandiri 53 orang, dirawat 15 orang, meninggal 24 orang dan sembuh 886 orang.
“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak 9.783 orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan pool test Kabupaten Solok,” tambah Syofiar Syam.
Untuk Zonasi Daerah di Sumatera Barat pada minggu ke-54, 21 s/d 27 Maret 2021, jelas Syofiar Syam, Kabupaten Solok masih masuk dalam zona oranye (Resiko Sedang).
“Kasus suspek dirawat ada tambahan baru sebanyak 3 orang,” jelas Syofiar Syam.
Tiga warga suspek dirawat, yakni:
- Perempuan 47 thn, alamat Nagari Batang Barus, Kec. Gunung Talang, merupakan kasus suspek yang dirawat di RSUD Arosuka.
- Laki-laki 46 thn, alamat nagari sungai nanam Kec. Lembah Gumanti, merupakan kasus suspek yang dirawat di RSUD Arosuka.
- Laki-laki 55 thn, alamat nagari Alahan Panjang, Kec. Lembah gumanti, merupakan kasus suspek yang dirawat di RSUD Arosuka. (Wewe)



Facebook Comments