Akhir Februari, Terkonfirmasi Positif Covid-19 Kota Solok Bertambah 10 Kasus

9 Warga Kota Solok Terkonfirmasi Positif Covid-19
SuhaNews. Minggu (28/2) yang merupakan hari terakhir Fabruari 2021, kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di kota Solok bertambah 10 kasus.

Sebagaimana dilansir oleh Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Solok, dalam siaran pers Minggu (28/2) pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan hasil pemeriksaan sampel oleh Laboratorium Fakultas Kedokteran Universitas Andalas, dilaporkan ada penambahan kasus terkonfirmasi positif sebanyak 10 orang. Setelah dilakukan tracing dan tracking oleh Tim Surveilans, diperoleh rincian sebagai berikut :

1. Tn. AA, usia 46 tahun, Swasta, Warga Jalan Kopral Darwis Kelurahan Tanah Garam (Pasien 683). Yang bersangkutan diketahui setelah melakukan rapid antigennya positif dan mengalami batuk sejak 22 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri

2. Tn. SH, usia 68 tahun, Pensiunan, Warga Jalan Zahlul St. Kebesaran Kelurahan Aro IV Korong (Pasien 684). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien terkonfirmasi positif Ny. SA, Saat ini menjalani isolasi mandiri.

3. Ny. DR, usia 34 tahun, Bidan, Warga Jalan Zahlul Sutan Kebesaran 002/001 Kelurahan Aro IV Korong (Pasien 685). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif Ny. SA dan mengalami batuk, serta memiliki riwayat melakukan perjalanan dari Jakarta. Saat ini menjalani isolasi mandiri.

4. Ny. RDP, usia 35 tahun, Dosen Ummy Solok, Warga Gelanggang Betung 002/002 dekat mesjid DARUSSALAM Kelurahan Nan Balimo (Pasien 686). Yang bersangkutan mengalami batuk, demam sejak 22 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.

5. Tn. J, usia 66 tahun, Swasta, Warga Gelanggang Betung 002/002 samping mesjid DARUSALAM Kelurahan Nan Balimo (Pasien 687). Yang bersangkutan mengalami batuk, sesak nafas sejak 24 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.

6. Ny. S, usia 33 tahun, IRT, Warga Jalan Lettu Amran Kelurahan VI Suku (Pasien 688). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif Tn. R dan mengalami demam sejak 23 Februari lalu. Saat ini menjalani isolasi mandiri.

BACA JUGA  Sudah 14 Orang Tenaga Kesehatan RSUD Padang Panjang Positif Covid-19

7. Anak perempuan IPS, usia 14 tahun, pelajar SMP 1 Kota Solok Warga Jalan Lettu Amran Kelurahan VI Suku (Pasien 689). Yang bersangkutan merupakan kontak erat pasien positif Tn. R. Saat ini menjalani isolasi mandiri.

8. Tn. AB, usia 50 tahun, Wiraswasta, Warga Jalan Telaga Biruhun Kelurahan Nan Balimo (Pasien 690). Yang bersangkutan mengalami batuk, Nyeri sendi, hilang penciuman. Saat ini menjalani isolasi mandiri.

9. Tn. UC, usia 72 tahun, Pedagang, Warga Gurun Mutiara Kelurahan Nan Balimo (Pasien 691). Yang bersangkutan meninggal dunia tanggal 26 Februari lalu sebelum hasil tes swabnya keluar.

10. Ny. YFW, usia 39 tahun, Guru SD 09 Selayo, Warga Perumahan Jomblo Kelurahan Tanjung Paku (Pasien 692). Yang bersangkutan saat ini menjalani isolasi mandiri.

“Melihat kondisi perkembangan kasus beberapa hari terakhir, masih tetap perlu waspadai penyebaran COVID-19 terutama pada lingkungan keluarga dan perkantoran,” ujar Drs. H. Syaiful A., M.Si, Sekretaris Daerah Kota Solok Selaku Sekretaris Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Solok.

Dengan penambahan kasus hari ini, komposisi data kasus di Kota Solok menjadi 692 kasus, Sembuh 637 orang ; Dirawat di RSUD M Natsir 2 orang ; Dirawat di RSUP M Jamil 1 orang ; Dirawat di RST 1 orang ; Isolasi Mandiri 35 orang dan Meninggal 16 orang. Rel

Baca Juga :

Facebook Comments

loading...