Antisipasi Covid-19, Kab Solok Lakukan Pool Test

11
covid
Arosuka, SuhaNews – Kabupaten Solok lakukan Program Pool Test Covid-19 dengan sampel sebanyak 1.684 warga. Pool test dilakukan dengan mengambil sampel individu digabung menjadi satu Kelompok/Pool. Unit Sampling adalah 1 (satu) orang per KK per rumah.

“Program Pool Test ini dilaksanakan selama 10 hari, 6 s.d 15 Juli 2020 di seluruh Nagari Kabupaten Solok,” jelas Bupati Solok melalui Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam, Kamis (9/7).

Syofiar Syam

Secara umum, jelas Syofiar Syam, Covid-19 Kabupaten Solok makin landai atau tidak ada tambahan kasus positif baru. Hingga sekarang. jumlah ODP sebanyak 2 (dua) orang, PDP dirawat sebanyak 2 (dua) orang. PDP isolasi mandiri 1 (satu) orang.

“Pasien Positif  tetap 9 (sembilan) orang,” jelas Syofiar Syam.

Jumlah tes Swab, jelasnya, terjadi peningkatan karena adanya Program POOL TEST, yakni Pemeriksaan kelompok, di mana sampel individu digabung menjadi satu Kelompok/Pool. Unit Sampling adalah 1 (satu) orang per KK per rumah dengan jumlah keseluruhan sampel kabupaten Solok sebanyak 1.684.  Pemeriksaan dibagi menjadi 30 (tiga puluh) klaster (kelompok), 1  klaster terdiri dari 54-56 sampel.

“Pool Test ini dimaksukan untuk mengidentifikasi insiden covid-19 di Kabupaten Solok,” jelas Syofiar Syam.

covidDi samping itu, jelas Syofiar Syam, diharapkan melalui Pool Test ini bisa diketahui individu yang terinfeksi covid-19, sebagai dasar untuk melakukan Tracing.

“Jumlah sampel  dan kluster ditentukan oleh dr. Andani Eka Putra, M.Sc., (Kepala Labor FK Unand Padang,” jelas Syofiar Syam.

Adapun PDP dirawat adalah Perempuan, Umur 45 thn, alamat Nagari Muaro Paneh. Yang bersangkutan dirawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir sejak 5 Juli 2020. Kemudian Laki-laki, Umur 64 thn, alamat Nagari Sulit Air. Dirawat di ruang isolasi RSUD M. Natsir sejak 9 Juli 2020.

Sedangkan PDP yang melakukan isolasi mandiri adalah Perempuan umur 62 thn, alamat Nagari Muaro Paneh. Pasien masuk IGD RS. M Natsir pada 22 Juni 2020, namun menolak dilakukan perawatan dan juga menolak diambil Tes Swab.

“Kondisi kesehatan sudah mulai membaik, tetapi masih dalam pengawasan Tenaga Kesehatan,” jelas Syofiar Syam.

“Kita telah melakukan Rapid Tes  terhadap 71  orang  dan Tes Swab  terhadap 1.046 orang,” tambah Syofiar Syam.

“Sekarang dalam situasi New Normal dan harus mengikuti Protokol Kesehatan,” jelas Syofiar Syam  menegaskan pernyataan Bupati Solok, H. Gusmal dalam rapat evaluasi.

Kegiatan/aktifitas sudah dibolehkan, tetapi harus tetap waspada dan jangan sampai lengah terhadap Covid-19 ini.  Sementara untuk pembiayaan kegiatan Pencegahan dan Penanganan Covid-19 sudah ada aturan/ketentuan yang mengatur pelaksanaannya.

“Semua SKPD yang tergabung dalam Gugus Tugas Covid-19 diharapkan mempedomani aturan yang ada,” jelas Gusmal. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...