Autobiografi Hargianto “Stokar Oplet Jadi Komandan Kapal Perang” Dilaunching

jadi
Padang, SuhaNews – Buku autobiografi Laksamana Pertama TNI Hargianto, berjudul “Stokar Oplet Jadi Komandan Kapal  Perang” dilaunching di Hotel Grand Zuri Padang, Jumat (22/10).

Sebelum acara dimulai, tamu undangan disuguhkan dengan drama singkat kisah Hargianto yang diawali sejak “stokar” oplet sampai menjadi komandan kapal perang.

Baca juga: Sepenggal Kata Sekelebat Rasa, Buku Karya Buya Gusrizal Gazahar

Dalam drama tersebut, memberikan pesan bahwa niat dan keyakinan yang tinggi menjadi modal dasar untuk mencapai impian.

Sepenggal pesan yang disampaikan salah seorang guru inspirasi Hargianto hingga menjadi seorang perwira.

“Kalau kita mau banyak jalan, kalau kita tidak mau banyak alasan”.

Bupati Agam Dr. H. Andri Warman mengapresiasi dan bahagia bisa bertemu kembali dengan sahabatnya itu yang merupakan putra asli Agam, Nagari Cingkariang, Kecamatan Banuhampu.

“Suatu kehormatan bagi saya bisa diundang di momen baik ini. Tidak hanya sekampung, Bapak Hargianto sahabat karib saya. Ia adalah sosok pemimpin yang visioner. Kisah hidup beliau hampir sama dengan saya, semoga akan lahir Hargianto selanjutnya,” ujar bupati.

Mengenai peluncuran buku tersebut, bupati memberikan apresiasi dan berharap bisa menjadi inspirasi dan motivasi bagi masyarakat terutama generasi muda. Bahwa tidak ada kata pantang menyerah dalam menggapai cita-cita.

Motivasi itu, lanjut bupati, melihat dari latar belakang sahabatnya (Hargianto) yang merupakan tokoh yang lahir di wilayah pedesaan meskipun sempat melalang buana merantau ke Jambi.

“Artinya tidak ada yang tidak mungkin untuk bisa diraih, dengan niat dan tekad, rajin serta semangat terutama restu orang tua serta ridho Allah SWT,” pesan bupati. (*)

Baca juga: 2 Buku Karya Rusman Edi, Perjalanannya Sebagai Penyuluh Agama

Facebook Comments

BACA JUGA  Cegah Terjadi Bencana, TNI Deklarasikan Cinta Lingkungan di Bekas Tambang Ilegal
loading...
Artikel sebelumyaTerima Murid Silek, Sasaran Jorong Batu Palano Bantai Ayam
Artikel berikutnyaTemukan Lubang Jepang di Tabing Banda Gadang, Wako Hendri Septa : Semoga Jadi Destinasi Wisata Baru