Awal Ramadhan 1444H, Ini 21 Titik Pengamantan Hilal di Sumatera Barat

SuhaNews – Untuk menentukan awal Ramadhan 1444 H, Kementerian Agama akan melakukan sidang Isbat pada Rabu 22 Maret 2023 mendatang, namun demikian tim Badan Hisab Rukyat dan Kemenag akan melakukan pengamatan hilal dengan jumlah 123 titik di seluruh Indonesia.

Untuk Sumatera Barat sendiri ada 21 titik yang tersebar di seluruh Kabupaten Kota serta untuk tingkat propinsi akan dilakukan di Gedung Kebudayaan Sumatera Barat yang berlokasi di jalan Samudera pantai Padang.

Kemudian di kabupaten Pesisir Selatan yang dilakukan di Puncak Langkisau Carocok Painan Kabupaten Pesisir Selatan. Sedangkan Kota Sawahlunto di Dusun Kayu Gadang Desa Santur Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto.

Kabupaten Pasaman akan melakukan pengamatan hilal di Bukit Langkuik Kecamatan Bonjol, Kabupaten Dharmasraya di Puncak Gunung Medan. Kabupaten Pasaman Barat di Lantai 3 Gedung DPRD Kab. Pasaman Barat di Padang Tujuh.

Untuk kota Solok melakukan pengamatan hilal di Puncak Dama Kelurahan Kampung Jawa Kota Solok, sedangkan kabupaten Solok akan melakukannya di Sitinjau Lauik perbatasan kabupaten Solok dengan kota Padang.

Titik pengamatan hilal lainnya di Taeh Bukik, Bukik Ampangan, Kubu Jawi dan BPTU Padang Mengatas Nagari Mungo, Serta Puncak Nganang Kecamatan Luhak. kabupaten Lima Puluh Kota.

Pantai Gandoriah Kota Pariaman juga menjadi salah satu titik pengamatan hilal serta Pantai Tiram di kecamatan Ulakan Tapakis kabupaten Padang Pariaman.

Selanjutnya di Kantor Kemenag Kabupaten Solok Selatan. Kabupaten Tanah Datar akan melakukan pengamatan hilal ini di Jorong Sikaladi Nagari Pariangan serta Kampus UIN Mahmud Yunus Batusangkar di Cubadak.

Kemudian di Bukit Sipora Jaya, BHR Kota Bukittinggi akan melakukan pengamatan di Balkon Rocky Hotel Bukittinggi, untuk Kabupaten Agam di Puncak Lawang Kecamatan Matur.

BACA JUGA  Turun dari Bus, Pelaku Pencabulan Ditangkap Polres Dharmasraya

Sebelumnya, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Kemenag (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag), Adib menyebutkan, Sidang Isbat Awal Ramadhan akan kita laksanakan setiap 29 Syakban. Tahun ini, bertepatan dengan hari Rabu, 22 Maret 2023,

“Rangkaian Sidang Isbat Awal Ramadhan tahun ini masih digelar secara hybrid, atau gabungan antara daring dan luring,” imbuh Adib.

Selain melibatkan Tim Hisab Rukyat Kementerian Agama, pelaksanaan rangkaian sidang isbat juga mengundang Komisi VIII DPR RI, pimpinan MUI, duta besar negara sahabat, perwakilan ormas Islam, dan lainnya.

Adib menjelaskan, rangkaian pelaksanaan sidang isbat akan dibagi dalam tiga tahap. Pertama, seminar pemaparan posisi hilal awal Ramadhan 1444 H berdasarkan hasil hisab atau perhitungan astronomi. Pemaparan dilakukan Tim Hisab Rukyat Kemenag mulai pukul 17.00 WIB dan terbuka untuk umum.

“Sesi seminar yang terbuka untuk umum inilah yang digelar secara hybrid karena kapasitas ruangan yang terbatas,” jelasnya.

Rangkaian kedua, Adib melanjutkan, yaitu pelaksanaan Sidang Isbat Penetapan Awal Ramadhan 1444 H. “Sesi ini akan dilaksanakan secara luring setelah Salat Magrib dan tertutup untuk umum,” ujarnya.

Selain data hisab, sidang isbat juga akan merujuk pada hasil rukyatul hilal yang akan dilaksanakan pada 123 lokasi di seluruh Indonesia.

“Sesi terakhir adalah telekonferensi pers hasil sidang isbat yang akan disiarkan secara langsung oleh TVRI dan media lainnya,” pungkas Adib. (*)

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News