Balon Bupati Solok, Desra-Sabrana, Menikam Jejak Berbalut Pengalaman

Balon Bupati Solok, Desra-Sabrana, Menikam Jejak Berbalut Pengalaman
Pasangan Bacalon Bupati Solok Desra Ediwan dan Bacalon Wabup Sabrana
SOLOK –  Baliho Desra Ediwan Anantanur-Sabrana sudah tersebar di banyak titik. Dari Utara hingga ke Selatan Kabupaten Solok terlihat baliho pasangan politisi Golkar-Gerindra ini. Sebagai Balon Bupati Solok, bagi Desra tentu ibarat menikam jejak berbalut pengalaman.

Pengabdian selama 16 tahun di pemerintahan menjadi pengalaman penting bagi Desra Ediwan Anantanur untuk ambil bagian pada pemilihan Bupati/Wakil Bupati Solok periode 2021-2025.

Pengabdiannya di  Kabupaten Solok diawali pada tahun 1999, ketika Desra menjadi anggota DPRD Kabupaten Solok pada tahun 1999. Bersamaan dengan terpilihanya Desra sebagai anggota DPRD 1999-2004, putra Alahan Panjang ini menjadi Ketua DPD Golkar Kabupaten Solok merupakan Ketua DPD Golkar selama dua periode 1999-2004 dan 2004-2009.

Usai menjadi anggota DPRD 1999-2004, Desra kembali terpilih menjadi anggota DPRD untuk periode kedua 2004-2009. Namun baru setahun menjalani periode kedua, Desra Ediwan Anantanur dipinang Gusmal untuk maju sebagai Wakil Bupati Solok periode 2005-2010.

Jadilah Gusmal-Desra Ediwan Anantanur memimpin Kabupaten Solok 2005-2010. Jadilah perpaduan Birokrat dan Politisi berjalan selama lima tahun. Perjalanan mereka boleh dikatakan mulus, berbagi tugas menjadi kunci keharmonisan pada periode kepemimpinannya.

Ketika periode pertama habis, Gusmal dan Desra berbagi. Gusmal kembali maju sebagai Bupati, sementara Desra juga maju sebagai wakil bupati, keduanya sepakat untuk berpisah. Desra menjadi wakil dari Syamsu Rahim, yang menyeberang dari Kota Solok.

Syamsu Rahim-Desra Ediwan menjadi pilihan masyarakat.Mereka diberi amanah untuk memimpin Kabupaten Solok periode 2010-2015. Selain wakil Bupati Solok, Desra kembali diamanahi memimpin Partai Golkar.

“Dua periode menjadi Ketua DPD Partai Golkar, Alhamdulillah, Golkar tetap mendapatkan suara terbanyak,” jelas Desra.

Karena itu selama, ia menjadi Ketua DPD Golkar, maka pimpinan DPRD Kabupateb Solok menjadi milik anggota DPRD dari fraksi Golkar. Bahkan selama empat periode, Ketua DPRD menjadi milik Golkar.

BACA JUGA  Sambangi 74 Nagari, Epyardi Asda Salurkan Zakat Senilai Rp5 Milyar

Ini menjadi  modal utama Desra Ediwan maju sebagai Balon Bupati Solok 2021-2025. Kali ini ia menggandeng Sabrana, yang juga mantan Birokrat dan anggota DPRD Sumbar. Desra –Sabrana, begitulah pasagan ini tampil di balihonya dengan tageline Kabupaten Solok Hebat.

“Saya akan ikut bertarung pada Pilkada Kabupaten Solok,” jelas mantan Ketua KONI Kabupaten Solok 2007/2011 ini.

Pengalamannya dalam berbagai organisasi kian menguatkan tekadnya untuk maju dalam pilkda serentak ini. Sejak SMP, bakat organisasinya sudah terasah. Karena itulah, ia selalu masuk kepengurusan OSIS, bahlkan pernah menjadi Ketua OSIS.

Begitu memasuki bangku perguruan tinggi di IKIP Jakarta, bakat organisasinya kian terasah. Desra menduduki beberapa posisi dalam organosasi mahasiswa  seperti menjadi anggota BPM FPOK, Ketua BPM FPOK dan Ketua Koperasi SEMA FPOK IKIP Jakarta.

Sempat menjadi guru Guru SMP/SMA Cindera Mata Jakarta Barat Tahun1986 – 1992 dan menjadi PNS Depdiknas Tahun 1989 – 1992 di Jakarta, Desra memutuskan untuk kembali ke Alahan Panjang, meneruskan usaha orang tua sebagai pedagang di pasar Alahan Panjang.

Kembali ke kampung, Desra kembali masuk organisasi. Ia awali dengan menjadi Wakil Ketua KNPI Kecamatan Lembah Gumanti, Ketua Umum LAN (Lintas Anak Nagari) Kabupaten Solok,  Ketua Umum KONI Kabupaten Solok, Pembina FKPPI Kabupaten Solok, Ketua BNK Kabupaten Solok, Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Solok, Wakil Ketua Pincam Partai  Golkar Kecamatan Lembah Gumanti, Ketua/Pincam Partai Golkar, Wakil Ketua DPD II Partai Golkar Kabupaten Solok, dan Ketua DPD II Partai Golkar.

“Saya menikmati organisasi,” jelas Desra Ediwan Anantanur.

Bagi Desra, ini kali kedua ia maju sebagai Balon Bupati Solok. Rasa optimis mendorongnya maju sebagai Balon Bupati Solok. Apalagi pada pemilihan Bupati Solok sebelumnya suaranya kalah tipis dari Gusmal Yuldfadri Nurdin.

BACA JUGA  Longsor di Taruang-Taruang, 1 Warga Meninggal Dunia

Dengan menggandeng Sabrana, perpaduan Golkar-Gerindra, ia optimis bisa memenangkan pertarungan Pilkada serentak kali ini. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...