Solok, SuhaNews – Di hari balai, Kamis (26/3) Pasar Talang Babungo, Kecamatan Hiliran Gumanti, Kabupaten Solok dilanda banjir. Tidak ada korban jiwa dalam bencana ini, sementara kerugian material sedang didata.
“Banjir sudah surut, tetapi pemukiman warga dan pasar Talang Babungo dipenuhi lumpur,” ujar Wali Nagari Talang Babungo Hafizur Rahman.
Banjir ini hanya berjarak sekitar dua bulan dari banjir sebelumnya, dan sekitar satu bulan dari banjir di Salimpat, yang memutus arus lalu lintas Alahan Panjang-Talang Babungo, yang terjadi pada Kamis (13/2/2020) lalu. Kini kondisi jalan masih dalam keadaan rusak parah.
Berita Terkait : Talang Babungo Kembali Dilanda Banjir
Banjir melanda Nagari Talang Babungo melanda wilayah jorong Talang Timur dan Pasar Talang Babungo ini, jelas Hafizur Rahman, terjadi sekitar pukul 16.40 WIB ketika pedagang sudah mulai pulang dan membenahi dagangannya.

Kepala BPBD Kabupaten Solok, Armen AP yang dikonfirmasi mengakui jika Talang Babungo dilanda banjir. Tidak ada laporan korban jiwa dan harta benda. Di samping itu, banjir juga sudah surut.
“Tidak ada korban jiwa maupun kerusakan yang terjadi,” ujar Armen.
Banjir ini, jelas Hafizur Rahman, hanya berjarak sekitar dua bulan dari banjir sebelumnya. Saat ini dibutuhkan mobil damkar untuk pembersihan lumpur akibat banjir yang membuat kawasan pemukiman ini dipenuhi lumpur.
“Kerugian masih dihitung,” jelas Wali Nagari.

Terkait dengan kondisi saat ini, jelas Wali Nagari Hafizur Rahman, pihaknya berharap Mobil Damkar untuk membersihkan material lumpur akibat banjir ini. Apalagi saat ini darurat Covid-19. Jika dibiarkan lingkungan tidak bersih, dikhawatirkan akan menularkan virus.
“Sudah saatnya Sungai Dareh dan Sungai Kaciak yang melintasi nagari Talang Babungo ini dinormalisasi,” ujar Hafizur Rahman.
Hujan sebentar saja, langsung banjir. Hal ini disebabkan sungai tersebut sudah dangkal dan mengecil. Akibatnya dalam setahun terjadi banjir beberapa kali. Bahkan kadang hujan selama tiga jam saja, banjir datang.
Camat Hiliran Gumanti, Romi Hendrawan, mengakui jika kawasan Pasar Talang Babungo ini sering dilanda banjir akibat dua sungai yang mengalir butuh normalisasi. Bahkan hujan sebentar saja, langsung banjir.
“Kemarin hanya sekitar 3 jam hujan, langsung banjir,” jelas Romi.
Pada Jumat (27/3) ini, jelas Romi, mobil Damkar akan didatangkan ke Talang Babungo untuk membersihkan kawasan yang dilanda banjir. Diharapkan pemukiman ini kembali bersih agar virus tidak mudah menyebar.
“Kepala Satpol PP sudah setuju untuk mendatangkan mobil Damkar,” jelas Camat Romi.
Direncanakan sekitar pukul 09.00 hari ini, pembersihan kawasan pasar dan pemukiman yang dilanda banjir sudah bisa dilaksanakan. Selain material yang terbawa banjir, juga sampah pasar karena banjir terjadi di hatri balai. Wewe
Baca Juga:



Facebook Comments