Bimtek Pencocokan dan Penelitian Daftar Pemilih Digelar KPU Kabupaten Solok

165
pemilih
KPU Gelar Bimtek
Solok, SuhaNews – KPU Kabupaten Solok lakukan Bimbingan Teknis Pencocokan dan Penelitian daftar pemilih dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur dan pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Solok tahun 2020, Selasa (30/6/2020)  di Aula Resto D’relazion, Solok.

Kegiatan ini dihadiri Bupati Solok, H. Gusmal, KPU Sumbar Nova Indra, Kakan Kesbangpol Junaidi, Kabag Humas Syofiar Syam, Ketua KPU Kab. Solok Ir. Gadis, dan Komisioner KPU Jonsmanedi.

Bimbingan teknis ini menghadirkan tiga narasumber yakni Bupati Solok dengan papernya “peran pemerintah dalam penyusunan dan pemutakhiran daftar pemilih”. KPU Provinsi Sumatera Barat Nova Indra dengan makalah “Pencocokan dan penelitian daftar pemilih pada masa new normal, sarta dari KPU Kab. Solok Jonsmanedi dan Bawaslu oleh Mora.

“Pemerintah berupaya meningkatkan partisipasi masyarakat pada Pilkada 2020 ini,” ujar Bupati Solok H. Gusmal.

Seluruh masyarakat, jelas Gusmal, diharapkan  berpartisipasi pada Pemilukada 2020. Karena itu Wali Nagari dan Camat serta PPK harus ikut menyosialisasikan kepada masyarakat.

“Sampaikanlah peraturan perundang-undangan yang berlaku dan bagaimana pelaksanaan Pemilukada di masa new normal,” jelas Gusmal

“Saya minta Camat dan  Wali Nagari berperan aktif dalam menyukseskan pemilihan kepada daerah ini,” harap Gusmal.

pemilih
Bupati Solok, H. Gusmal jadi Ketnote Speaker dalam Bimtek yang digelar KPU

Jika KPU atau PPK memerlukan peraturan untuk kelancaran pemilukada, Pemkab Solok melalui Kesbangpol, jelas Gusmal, siap memfasilitasi agar pemilu berjalan lancar.

“Kita juga meminta lembaga penegak hukum, Polri, TNI dan Kejaksaan untuk melakukan koordinasi dalam upaya menjaga stabilitas keamanan di daerah ini hingga Pilaka selesai,” tambah Gusmal.

“ASN dan honorer jangan sampai berpihak kepada salah satu calon, tetaplah berlaku netral,”  jelas Gusmal.

Sementara Ketua KPU Kabupaten Solok, Ir, Gadis menjelaskan bahwa PPK yang dilantik pada akhir Februari 2020 lalu, sampai hari ini sehat.  Secara lahir dan batin, fisik dan mental anggota PPK siap melanjutkan tugasnya sebagai ujung tombak dalam penyelenggaraan Pemilukada Gubernur dan Wagub Sumbar serta Bupati Solok dan Wabup Solok tahun 2020.

“Ada enam PPS yang mengundurkan diri dengan berbagai alasan,” jelas Gadis.

Dalam upaya menyukseskan Pilkada ini, ada penambahan TPS sebanyak 51 buah. KPU akan tetap mengoptimalkan kerja, sesuai dengan kuota yang telah disiapkan.

“KPU sedang melakukan verifikasi faktual calon Gubernur dan Bupati Solok, jumlahnya  mencapai 58 ribu,” jelas Ir Gadis. Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...