BKMT Gelar Wirid Bulanan, Corona  Jadi Bahasan

Sekda Aswirman hadiri wirid bulanan BKMT

Solok, SuhaNews – BKMT (Badan Kontak Majelis Taklim) Kabupaten Solok gelar wirid rutin bulanan di Masjid Jamiak, Nagari Penyakalan, Kecamatan Kubung, Minggu (15/3). Wirid ini dihadiri oleh Sekdakab Aswirman, Camat Kubung Riki Carnova, Kapolsek Kubung Afdimon, Ketua BKMT Syafrudin, Walinagari Panyakalan AE.Dt. Bandaro Kayo, dengan penceramah Ustad Syofwan.

“Kegiatan ini merupakan majelis ilmu dunia dan akhirat,” jelas Sekda Aswirman.

Semua yang hadir mendapat kesempatan untuk meningkatkan wawasan dan keilmuan tentang Islam, menguatkan iman yang berbasis pada wawasan dan pengetahuan. Selain itu juga untuk saling bersilaturahmi.

“Mari kita pertinggi rasa silaturahmi dan ukhuwah Islamiyah,” ajak Aswirman.

Dalam kesempatan ini, Aswirman juga memaparkan masalah virus corona. Di tingkat nasional, jelasnya, sudah dibentuk tim yang bertugas percepatan pencegahan virus Corona. Virus ini sudah merupakan bencana nasional.

“Ketua pencegahan persebaran virus corona langsung dipercayakan kepada Kepala BNPB,” jelas Aswirman.

Baca Juga : Ribuan Jamaah BKMT Padati Islamic Center Koto Baru

Kabupaten Solok, papar Aswirman, sudah membentuk tim petugas percepatan pencegahan virus carona. Sudah ada rapat dengan bupati dan wakil bupati untuk merumuskan dan menuntaskan tim yang akan di bentuk itu.

“Kerja tim memantau masyarakat kalau ada yang terkena virus Corona,” jelas Aswirman.

Kita harus waspada dan mengantisipasinya,  dengan bersih-bersih diri, bersih lingkungan. Mudah-mudahan semua orang yang sering berwuduk terhindar dari virus Corona.

“Ssampai sekarang belum ada yang terjangkit virus corona di Kabupaten Solok, mudah-mudahan kita terhindar dari wabah tersebut,” jelas Aswirmn.

Sementara  Walinagari Panyakalan AE. Dr. Bandaro Kayo berterima kasih karena telah mempercayai nagari Panyakalan sebagai tuan rumah BKMT Kabupaten Solok. Pada 2020 ini, Panyakalan memprioritaskan masalah keagamaan,  dengan membangun mental khusus bidang keagamaan.

“Panyakalan akan lebih menggiatkan lagu Magrib mengaji dan Subuh Berjamaah,” jelas AE. Dr. Bandaro Kayo.

“Pemerintah sangat mendukung kegiatan di bidang agama terutama Magrib mengaji dan  subuh berjamaah,” jelas Ketua BKMT H. Syafrudin.

Sebelumnya,  ada Subuh berjamaah hanya 3 atau 4 orang jamaah saja. Sekarang masjidsudah mulai ramai, ada satu syaf laki-laki dan tiga syaf perempuan.

“kaum laki-laki hendaknya berjamaah di masjid,” harap Syafrudin. Wewe

Baca juga:

Facebook Comments

loading...