Covid-19 Kab Solok: 33 Warga Sembuh, 1 Suspek Dirawat

solok
Arosuka, SuhaNews –Kasus konfirmasi sembuh di Kabupaten Solok melonjak tajam, sebanyak 33 warga dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif. Sementara kasus suspek dirawat ada tambahan 1 orang, dan kasus konfirmasi tidak ada tambahan.
“Ada tambahan kasus suspek dirawat sebanyak 1 orang,” ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kabupaten Solok, Syofiar Syam Kamis (26/11/2020) di Arosuka
Adapun tambahan satu kasus suspek dirawat yakni Perempuan 75 thn, alamat Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, merupakan kasus suspek yang dirawat di RSUD Arosuka.
kabSementera 33 warga yang masuk dalam daftar kasus konfirmasi yang dinyatakan sembuh setelah dua kali pemeriksaan spesimen dengan hasil negatif, yakni:
1.      Laki-laki 19 thn, alamat Nagari Kacang, Kecamatan X Koto Singkarak, merupakan kasus suspek dari Puskesmas Singkarak, Karantina mandiri.
2.      Laki-laki 38 thn, alamat Nagari Salimpek, Kec. Lembah Gumanti, merupakan kasus suspek dari RSUD Arosuka Solok dengan gejala Abces regio femoralis, Susp. HIV, Anemia, dirujuk ke RSUP dr. M. Djamil Padang pada 25 September 2020.
3.      Perempuan 5 thn, alamat Nagari Jawi-jawi Kec. Gunung Talang, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
4.      Laki-laki 14 thn, alamat Nagari Aripan, Kec X koto Singkarak, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
5.      Perempuan 15 thn, alamat Nagari Talang, Kec. Gunung Talang, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
6.      Perempuan 78 thn, alamat Nagari Talang, Kec. Gunung Talang, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
7.      Laki-laki 62 thn, alamat Nagari Koto Baru, Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
8.      Perempuan 21 thn, alamat Sukarami Kec. Gunung Talang, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
9.      Perempuan 51 thn, alamat Nagari Talang Kec. Gunung Talang, Pekerjaan ASN RSUD M. Natsir, merupakan kontak erat dengan kasus konfirmasi Kota Solok, Karantina mandiri.
10.  Perempuan 36 thn, alamat Nagari Cupak Kec. Gunung Talang, Pekerjaan CS pada RSUD M. Natsir, merupakan kasus suspek yang mempunya gejala demam, batuk, hilang penciuman, Karantina mandiri.
11.  Laki-laki 9 thn, alamat Nagari Talang Kec. Gunung Talang, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
12.  Laki-laki 52 thn, alamat Nagari Koto baru Kec. Kubung, merupakan kasus suspek dari RSUD M. Natsir yang mempunyai gejala hilang penciuman, Pekerjaan  ASN, Karantina mandiri.
13.  Perempuan 28 thn, alamat Nagari Selayo Kec. Kubung, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala demam, Karantina mandiri.
14.  Laki-laki 20 thn, alamat Nagari Selayo Kec. Kubung, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala hilang penciuman, badan letih, nyeri tenggorokan, Pekerjaan Mahasiswa, Karantina mandiri.
15.  Perempuan 8 thn, alamat Nagari koto baru Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
16.  Laki-laki 49 thn, alamat Nagari Saning bakar Kec. X Koto Singkarak, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala demam, Pekerjaan : ASN, Karantina mandiri.
17.  Laki-laki 21 thn, alamat Nagari Cupak Kec. Gunung Talang, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala demam, hilang penciuman, riwayat perjalanan dari Padang, Pekerjaan : Mahasiswa, Karantina mandiri di rumah.
18.  Laki-laki 90 thn, 90 thn, alamat Nagari Koto Gaek Kec. Gunung Talang, merupakan pasien melakukan pemerikaaan Spesimen di RS Hermina, Karantina mandiri.
19.  Perempuan 25 thn, alamat Nagari Saok Laweh Kec. Kubung, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala demam, hilang penciuman, lidah tidak berasa, Karantina mandiri.
20.  Perempuan 68 thn, alamat Nagari sawah sudut Kec. Kubung, Pekerjaan : IRT, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi kota Padang, Karantina mandiri.
21.  Laki-laki 35 thn, alamat Nagari koto baru Kec. Kubung, Pekerjaan : Polri, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
22.  Laki-laki 46 thn, alamat Nagari sawah sudut Kec  kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi kota padang, Pekerjaan  ASN, Karantina mandiri.
23.  Perempuan 80 thn, alamat Nagari Panyakalan Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
24.  Perempuan 27 thn, alamat Nagari Talang Kec. Gunung Talang, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala hilang penciuman, Pekerjaan : Karyawan Balai Pertanian Sukarami, Karantina mandiri.
25.  Perempuan 34 thn, alamat Nagari Muara Panas Kec. Bukit Sundi, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala hilang penciuman, Pekerjaan  Karyawan BPR MOS Muara Panas, Karantina mandiri.
26.  Laki-laki 22 thn, alamat Nagari Panyakalan Kec. Kubung, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
27.  Laki-laki 39 thn, alamat Nagari Selayo Kec. Kubung, merupakan kasus suspek dari RSUD M. Natsir dan Karantina mandiri.
28.  Perempuan 40 thn, alamat Nagari Sumani Kec. X Koto Singkarak, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala hilang penciuman, Pekerjaan  ASN, Karantina mandiri.
29.  Perempuan 16 thn,alamat Nagari Muara Panas Kec. Bukit Sundi, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
30.  Perempuan 16 thn, alamat Nagari Muara Panas Kec. Bukit Sundi, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Karantina mandiri.
31.  Laki-laki 53 thn, alamat Nagari Koto Baru Kec. Kubung, merupakan kasus suspek yang mempunyai gejala hilang penciuman, Pekerjaan ASN, Karantina mandiri.
32.   Perempuan 29 thn, alamat Nagari Talang Kec. Gunung Talang, merupakan pasien yang memiliki riwayat perjalanan dari Bekasi, Jawa Barat, Pekerjaan : ASN RSUD M. Natsir Solok, Karantina mandiri.
33.  Laki-laki 43 thn, alamat Nagari Sumani Kec. X Koto Singkarak, merupakan kontak erat dg kasus konfirmasi, Pekerjaan  Peg. PDAM Sumani, Karantina Mandiri.
“Pemeriksaan Spesimen sudah dilakukan sebanyak  5.236 (lima ribu dua ratus tiga puluh enam) orang dan sebanyak 1.684 berasal dari kegiatan POOL TEST Kabupaten Solok,” jelas Syofiar Syam.
Total warga Kabupaten Solok yang konfimasi Covid-19, jelas  Syofiar Syam, sebanyak 404 orang, terdiri atas karantina mandiri 80 orang, dirawat 10 orang, meninggal 12 orang, sembuh 302 orang. Wewe

Baca juga:

Facebook Comments

loading...