Dampak Covid-19, Pemko Bukittinggi Bebaskan Restribusi Pasar

Ramlan Nurmatias Paparkan Peran Kemenag di Bukittinggi
Walikota Bukittinggi Ramlan Nurmatias diwawancara media dalam suatu kesempatan
SuhaNews. Pemko Bukittinggi mengeluarkan kebijakan pembebasan pembayaran retribusi bagi pedagang di Pasar Atas, Pasar Bawah dan Pasar Aur selama 4 (empat) bulan, mulai 1 April sd. 31 Juli 2020.
Langkah ini diambil Pemko Bukittinggi sebagai dukungan atas dampak Covid-19 yang menghimbau masyarakat melakukan pembatasan fisik (physical distancing). Himbauan ini telah berdampak pada perekonomian masyarakat

Pemko Bukittinggi membebaskan pembayaran retribusi toko/kios, retribusi lapangan bulanan dan harian serta retribusi kebersihan.

Sikap Pemko Bukittinggi ini disampaikan Wako pada Rapat Evaluasi Percepatan Penanganan COVID-19 bersama Forkopimda, SKPD serta stake holder lainnya, Rabu (01/04) di Rumah Dinas Walikota.

“Meskipun kita (Pemko) tidak mengeluarkan kebijakan untuk menutup pasar-pasar, namun kondisi ini (antisipasi penyebaran COVID-19_red) berdampak terhadap penurunan omset pedagang,” ujar Wako.

“Sekitar 16 ribu pedagang yang mencari rezeki di tiga pasar tersebut, kita bebaskan semua dari retribusi selama 4 bulan ke depan. Sehingga apa yang didapat pedagang selama 4 bulan ini dapat dinikmati tanpa harus disisihkan untuk retribusi,” imbuh Ramlan.

Wako Ramlan berharap kebijakan pembebasan pembayaran retribusi selama 4 bulan tersebut dapat membantu meringankan beban ekonomi para pedagang akibat dampak pencegahan penyebaran COVID-19 katanya.

editor : Zulkifli sumber : BukittinggiKota.go.id

Baca Juga :

 

Facebook Comments

BACA JUGA  PSBB Berganti New Normal, Pasar Sumani Tetap Berlaku Protokol Kesehatan
loading...
Artikel sebelumyaPandemi Virus Corona, Serie A Italia Musim Ini Bakal Diakhiri
Artikel berikutnyaManchester United Ditinggalkan Ronaldo saat Dipuncak Prestasi