DEWA : Kita Perlu “GILA” Untuk Madrasah di Kab. Solok Maju Mendunia

Koto Baru, SuhaNews | Memberikan arahan seusai wirid Senin pagi (14/9) di aula Hubbul Wathan Kantor Kemenag Kabupaten Solok, Kakan Dr. H. Dedi Wandra, M.A menyebutkan perlu “GILA” untuk mewujudkan madrasah maju mendunia.

Hal ini diungkapkannya, dihadapan ASN Kantor Kemenag Kabupaten Solok, dalam berbagi kisah seteah pulang dari lawatan ke Malaysia mendampingi siswa MAN 1 dan MAN 2 Solok tampil di ajang Asis Pacific Olympiade Championship and Sustainable Tourisme Workshop di Terengganu Malaysia yang mebghasilkan 4 emas diraih siswa MAN 1 Solok Plus Keterampilan, 2 Perunggu oleh siswa MAN 1 Plus Keterampilan dan satu perunggu oleh siswa MAN  2 Solok.

01201 man malaysia b ok

“Itu lah hasil dari langkah GILA yang saya tempuh dan didukung oleh Kepala Madrasah Komite Madrasah dan Orangtua siswa. GILA yang saya maksud disini kependekan dari Galang Ide Langsung Aksi,” urai Dedi Wandra.

Dijelaskan oleh Dedi Wandra, keikutsertaan para siswa di ajang Asis Pacific Olympiade Championship and Sustainable Tourisme Workshop di Terengganu Malaysia untuk membuktikan kualitas madradah di Kabupaten Solok tidak kalah oleh lembaga pendidikan setingkat atau madrasah lainnya di Indonesia. Sekaligus kehormatan bagi kita di Kabupaten Solok, memberi kesempatan siswa-siswi tampil di pentas internasional.

“Kalau kita hanya mengusung slogan madrasah maju mendunia tanpa membuka jalan dan bergerak tidak akan tercapai, tapi dengan semangat Asta Protas Kemenag Berdampak mewujudkan Pendidikan Unggul Ramah dan terintegrasi, kita beri ruang bagi siswa-siswi terbaik tampil di pentas Internasional, pengalaman mereka tampil di berbagai event nasional perlu tindak lanjut dengan menjadikan ajang internasional sebagai tolok ukur,” ulas Dedi Wandra.

Dedi menyebutkan, keberhasilan tujuh siswa MAN Kabupaten Solok di ajang internasional ini tak hanya diapresiasi oleh jajaran Kementerian Agama, tetapi juga oleh Pemerintah Kabupaten Solok turut menyampaikan rasa bangganya.

BACA JUGA  Diikuti Dua Ribu Peserta, Pemprov Sumbar Matangkan Persiapan MTQ VI Korpri Nasional

“Kemampuan anak-anak kita tidak kalah dari siswa dari Malaysia dan Thailand, baik tingkat Aliyah maupun Tsnawiyah, terbukti dai dua ajang yang diikuti, anak-anak kita dari kedua tingkatan tersebut mampu meraih medali. Mari kita bergandengan tangan agar kedepannya semangat Kemenag Berdampak terus melahirkan siswa berprestasi internasional dari Kabupaten Solok,” tukuk Dedi Wandra.

Dedi berharap “GILA” yang disampaikannya tidak hanya untuk pendidikan madrasah saja, tetapi seluruh ASN melakukan hal serupa dlam mewujudkan Asta Protas Kemenag Berdampak di Kabupaten Solok.

“Curahkan lah ide-ide yang disertai aksi nyata dan langkah kongkrit dalam membangun kehidupan beragama di Kabupaten Solok dalam melayani masyarakat dibidang keagamaan dengan semangat memberikan pengabdian terbaik,” tutup Dedi Wandra. Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

Google News