Diretas, Shaun the Sheep Muncul Di Web PPDB Sumbar

303
SuhaNews,- Kena retas, gambar kartun Shaun The Sheep sempat muncul di website Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMA Sumatera Barat (Sumbar), yang beralamat alamat https://sma.ppdbsumbar.id, Senin sekitar pukul 17.30 WIB.

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan di Padang, Senin saat mengakses web tersebut ketika masuk kehalaman awal dan kemudian pilihan menu pendaftaran menu dengan pilihan update data muncul kotak upload KK/Surat Keterangan Domisili. Setelah itu tiba-tiba muncul gambar kartun Shaun the Sheep dengan tulisan udah jago bang?.

Diketahui, Shaun the Sheep adalah serial televisi animasi untuk anak-anak yang berasal dari Inggris. Di Inggris, Shaun si Domba tayang di BBC One, sedangkan di Indonesia animasi ini tayang di MNC TV. Hal ini sempat membuat kaget sejumlah orang tua yang hendak mendaftarkan anaknya.

Praktisi IT asal Padang, Elfianto, mengatakan hal seperti ini bisa terjadi karena tidak ada filter oleh aplikasi saat pengunjung tidak mengentri semua, atau tidak mengentri sesuai database calon PPDB, dan solusinya adalah programmer harus menambahkan filter, form harus diisi semua, dan kalau bisa yang hanya dapat login adalah calon siswa yang datanya telah ada di database. Elfianto menilai manajemen server sudah baik karena dibagi SMA dan SMK terpisah tapi lupa di keamanan script.

Akan tetapi setelah web tersebut kembali diakses sekitar pukul 19.00 WIB gambar tersebut telah hilang. Menurut Elfianto, ini karena programer sudah mengetahui dan memperbaiki.

Akses web juga menjadi lebih cepat setelah dilakukan filter.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menggandeng Universitas Negeri Padang (UNP) untuk mengatasi persoalan sistem yang tidak maksimal dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMA/SMK sederajat 2020.

“Mudah-mudahan hari ini sudah bisa mendaftar dengan normal, dengan bantuan dari UNP,” kata Gubernur Sumbar Irwan Prayitno.

Orangtua siswa diminta tidak khawatir terkait pendaftaran tersebut karena PPDB pasti akan dilakukan setelah perbaikan sistem terus dilakukan. Karena kewenangannya di Provinsi, kemungkinan untuk perpanjangan dua hari bahkan seminggu bisa dilakukan kalau memang dibutuhkan.

Editor: Lim Sumber: sumbarfocus. com

Baca juga :

Facebook Comments

loading...