Tanah Datar, SuhaNews | Dalam rangka meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Tanah Datar, Dinas Pendidikan Tanah Datar terus berupaya dengan melaksanakan revitalisasi pembangunan fisik dan non fisik beberapa sekolah yang terdampak pasca bencana beberapa tahun lalu.
Selama tahun 2026 sebanyak 17 sekolah yang terdiri 13 Sekolah Dasar (SD), 3 Sekolah Menengah Pertama (SMPN) dan 1 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dilakukan revitalisasi akibat bencana dengan menggunakan dana Tranfer Ke Datar (TKD).
Hal tersebut disampaikan Sekretaris Dinas Pendidikan Mulkhairi didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Tanah Datar, Dedi Tri Widono saat pertemuan dengan awak media, Jumat (23/10/2026) di Pagaruyung.
Mulkhairi menyampaikan Dinas Pendidikan terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan dengan merevitalisasi beberapa sekolah yang terdampak akibat bencana alam dan hidrometeorologi yang terjadi beberapa tahun ini dengan mengusulkan ke pemerintah pusat untuk revitalisasi melalui anggaran TKD.
“Alhamdulillah pada tahun 2026 Dinas Pendidikan mendapatkan dana TKD sebesar Rp2,7 Miliar ini merupakan komitmen nyata pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Tanah Datar, mulai dari tingkat PAUD, SD dan SMP.” ungkapnya.
Ia tambahkan, Dana TKD tersebut secara proporsional untuk kebutuhan fisik, seperti renovasi ruang kelas, mushola dan toilet serta kebutuhan non-fisik seperti kebutuhan mobiler kursi dan meja.
Terakhir Ia juga menegaskan bahwa setiap anggaran yang digunakan dilaksanakan secara transparan. “Kami memastikan seluruh serapan dana akan diawasi secara ketat dan transparan agar dampaknya langsung dirasakan oleh para siswa di sekolah.”pungkasnya.
Sementara itu, Kadis Kominfo Tanah Datar, Dedi TriWidono, menyampaikan bahwa pihak Kominfo siap memfasilitasi keterbukaan informasi publik agar masyarakat dapat memantau setiap tahapan perkembangan pembangunan di Tanah Datar melalui kanal resmi pemerintah.
“Kami siap bersinergi dengan seluruh instansi untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penyaluran anggaran negara kepada publik melalui kanal resmi pemerintah Tanah Datar dan tentunya dengan awak media sebagai penyambung informasi ke publik atau masyarakat, terima kasih kerjasama semua,” tutupnya. Heri
Berita Terkait :





Facebook Comments