DPO 6 Tahun, Pencuri Sepeda Motor BPBD Kab. Solok Ditangkap Polisi

DPO 6 Tahun, Pencuri Sepeda Motor BPBD Kab. Solok Ditangkap Polisi
Arosuka, SuhaNews – Setelah masuk daftar pencarian orang (DPO) Polres Solok selama 6 tahun, KI (35) pelaku tindak pidana pencurian sepeda motor milik BPBD Kabupaten Solok ditangkap anggota Satreskrim pada Senin (7/3) sekira pukul 21.00 wib di Jorong Batu Palano Nagari Salayo Kecamatan Kubung Kabupaten Solok.

Kapolres Solok AKBP Apri Wibowo,SIK melalu kasat Reskrim IPTU Rifki Yudha Ersanda, S.T.K., S.I.K mengatakan penangkapan tersangka KI ini sebagai tindak lanjut dari laporan korban Karidin (56) pekerjaan tani dan tinggal di jorong Bawah Duku nagari Koto Baru Kecamatan Kubung Kabupaten Solok tersebut (Saat kejadian masih aktif sebagai ASN pada BPBD Kabupaten Solok) yang membuat laporan tentang kasus curanmor dengan Dasar: LP/47/IV/2016/SPKT/Polres Solok/Polda Sumbar, tertanggal 17 Oktober 2016 sehingga terlapor ditetapkan sebagai DPO /05/X/2016.

“Akibat pencurian ini, korban mengalami kerugian kendaraan dinas senilai lebih kurang dua puluh juta rupiah,” ujar Kasat.

Dijelaskan bahwa Kejadian itu berawal pada hari Minggu tanggal 3 April 2016 lalu, sekira pukul 17.20 Wib pelapor pergi bekerja ke kantor BPBD Kabupaten Solok sekira jam 06.00 Wib dan memakirkan motornya di Parkiran Kantor BPBD Kabupaten Solok yang bersebelahan dengan mobil dapur umum BPBD Kabupaten Solok.

Di kantor, korban bersama pegawai BPBD Kabupaten Solok lainnya mendapat tugas bergabung bersama tim pencarian orang hilang di nagari Paninggahan kevamatan Junjung Sirih menggunakan mobil dinas BPBD, sedangakan sepeda motor tersebut ditinggalkan di parkiran kantor dalam keadaan stang terkunci.

Saat kembali dari bertugas di lapangan, korban tak mendapati sepeda motornya ditempat parkir, mencoba bertanya kepada rekan kerja dan mencari disekitar kantor tersebut, tetapi  Sepeda Motor Kawasaki KLX 150 Warna Orange No Pol B 6682 PLQ tidak ditemukan.

BACA JUGA  Bupati Solok dan Forkompinda Lakukan Monitoring Pilkada Serentak

“Kemudian korban mengecek CCTV, terlihat ada orang tidak dikenal yang membawanya pada pukul 17.20 WIB. Atas dasar itu korban melaporkan kejadian kepada polisi,” ulas Kasat

Polisi mengembangkan laporan korban berdasarkan rekaman CCTV dan data lainnya, hingga dugaan pelaku mengarah pada ternagka KI. Namun polisi kesulitan menangkapnya karena pelaku tidak berada dikediamannya di jorong Batu Palano Salayo. Polisi terus melakukan pengintaian namun pelaku menghilang.

Saat mendapat informasi pelaku telah berada di rumahnya di jorong Batu Palano sesaat sebelum penangkapan, petugas gabungan dari Polsek Kubung dan Satreskrim Polres Solok langusng membekuknya. Pelaku dikenakan pelanggaran Pasal 363 Ayat 1 butir ke (4) dan (5) KUH-Pidana dengan ancaman hukuman maksimum 7 tahun penjara. Dedi | Moentjak

Berita Terkait :

dpo dpo dpo dpo 

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakKorban Tabrak Lari di Batang Pamo Sungai Lasi Tutup Usia
Artikulli tjetërPuslitbang Polri Evaluasi Kelayakan Rutan di Mapolres Padang Panjang