Ekowisata Solok Radjo Nagari Aie Dingin Jadi Pusat Peringatan Hari Kopi Nasional

Aie Dingin, SuhaNews – Ekowisata Solok Radjo Nagari Aie Dingin, Kecamatan Lembah Guanti, kabupaten Solok men jadi pusat Peringatan Hari Kopi Nasional tahun 2022, Kamis 24 Maret 2022.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Solok diwakili Asisten II Drs. Syahrial, MM., Gubernur Sumatera Barat diwakili Asisten II Wardarusmen, SE, MM., Ketua Umum Dekopi Pusat Dr. Ir. Anton Apriyanto, MS., Bendahara Umum Dekopi Lisa Ayudia, Direktur Pusat Penelitian Kopi dan Kakao Indonesia Dr. Agung Wahyu Susilo, SP, MP., Penasehat Dekopi Perwakilan Sumbar Prof. Dr. Musliar Kasim, MS., Dikjen Pengolahan Pemasaran Hasil Perkebunan Gita Munartini.

Baca juga: Kapolres dan Forkopimda Pessel Tinjau Vaksinasi di SDN 15 Bungo Pasang

Juga hadir Ketua Dekopi Perwakilan Sumbar Ir. Fajarudin, Kepala UPTD BPTH Sumatera Barat Suardi, SP.,Kepala Dinas Perkebunan, Pangan, dan Holtikultura Sumbar Ir. Syahrizal, M.Si., Kepala OPD Lingkup Pemerintah Kabupaten Solok, Camat Lembah Gumanti Zulbakti, Walinagari se-Kecamatan Lembah Gumanti dan undangan lainnya.

Ketua Dekopi Sumbar Ir.  Fajarudin  mengatakan bahwa ini merupakan penghargaan kepada Subar  karena adanya penujukan oleh Dekopi Pusat bahwasanya Kopi Solok Radjo di Nagari Aie Dingin, Kabupaten Solok ditetapkan sebagai tempat memperingati Hari Kopi Nasional.

“Kopi Kabupaten Solok merupakan kopi paling maju di antara kabupaten lainnya di Sumatera Barat,” ujar Fajarudin.

Ketua Umum Dekopi Dr. Ir. Anton Apriyantono, MS menjelaskan bahw Dekopi Pusat berterima kasih karena terselenggaranya Peringatan Hari Kopi Nasional di Kopi Solok Radjo ini.

“Kopi Arabika Solok Radjo ini menjadi unggulan di nasional dan sudah mulai terkenal di luar negeri,”ujar Anton Apriyantono.

Kita harus berupaya dan meningkatkan efisiensi agar perkopian di Kabupaten Solok ini semakin maju, sehingga kopi di Sumbar menjadi salah satu unggulan di Indonesia maupun internasional.

BACA JUGA  Mengenang Tiga Hari Wafatnya Masriadi Martunus, Bupati Eka Putra Ikuti Takziah Virtual

“Dengan kerjasama yang baik antara Dekopi Pusat, Pemprov serta Pemkab Solok, Insya Allah kita bisa mewujudkan itu semua,” tambah Anton Apriyantono.

Sementara Bupati Solok diwakili Asisten Koordinator Bidang Ekbang Syahrial merasa bangga karena Solok Radjo mendapat kesempatan menjadi tuan rumah peringatan Hari Kopi Nasional,  yang jatuh pada 11 Maret 2022.

“Acara ini juga disandingkan dengan hari jadinya Kabupaten Solok ke-109 yang jatuh pada 09 April 2022,” ujar Syahrial.

Terdapat 27 ribu hektare lahan kopi di daerah ini, jelas Syahrial, yang terdiri dari 17 ribu hektare robusta dan 10 ribu hektare arabika.

“Semoga Dekopi sebagai insan perkopian bisa mempercepat perkembangan kopi di Kabupaten Solok ini dan Indonesia pada umumnya,” jelas Syahrial.

Gubernur Sumbar diwakili Asisten II Wardarusmen jug menyampaiukan terima kasih kepada Dekopi Pusat dan panitia yang menyiapkan acara Hari Kopi Nasional tahun 2022 di Solok Radjo ini.

“Pemprov Sumbar mengapresiasi generasi muda yang menjalankan udaha perkopian di Kabupaten Solok ini,” jelas Wardarusmen.

Pemprop Sumbar dalam RPJMD 2021 2026 memprioritas pembangunan pertanian Karena itu pemprov akan terus melakukan pendampingan dalam pengembangan perkopian di Sumbar.

Dalam kesempatan itu juga diserahkan hadiah bagi pemenang Kopia Talua kepada juara 1, 2 dan 3 yakni Firdaus dari Nagari Aie Dingin, Kabupaten Solok, Syakir dari Kab Tanah Datar, dan Afdal dari Kota Padang.

Sementara Ampiang Dadiah Nagari Aie Dingin memperoleh sertifikat sebagai warisan budaya tak benda dari Gubernur Sumbar.

Kegiatan lain yang dilaksanakan yakni Penyerahan cindera mata oleh Dekopi Pusat, Penyerahan sertifikat pertanian organik kepada Bupati Solok dan Penanaman bibit kopi varietas baru secara simbolis. (Wewe)

Baca juga: Pemkab Tanah Datar Gelar Workshop Kopi

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakSawahlunto Hibahkan Tanah Kepada Kemnaker untuk Workshop Alat Berat
Artikulli tjetërDewi, Siswi MAN 1 Solok Lulus di Universitas Al Azhar Mesir