Arosuka, SuhaNews – LKAAM (Lembaga Keraapatan Adat Alam Minangkabau) Kabupaten Solok menggelar sosialisasi dan singkronisasi kegiatan LKAAM Kab Solok dengan LKAAM Kecamatan serta KAN (Kerapatan Adat Nagari), Sabtu (25/7/2020) di Guest House Arosuka.
Kegiatan ini diikuti oleh Ketua Umum LKAAM Kab Solok H. Gusmal, Dt. Rajo Lelo, Pengurus LKAAM Syahrial dt. Bandaro Hitam, Kadis Pariwisata Nasripul Romika, Sekretaris Umum LKAAM Reflidon Dt. Kayo, pengurus LKAAM kecamatan dan KAN se- Kabupaten Solok.
“Peserta berasal dari LKAAM 4 Kecamatan, yakni Kecamatan Bukit Sundi, Tigo Lurah, Lembang Jaya dan Lembah Gumanti, dengan Jumlah peserta Jumlah peserta berjumlah 40 orang,” ujar Reflidon.
Persoalan adat dengan pemerintah dan pemerintah nagari, jelas Reflidon Dt. Kayo, sering berbenturan. Diharapkan dengan adanya kegiatan ini, persoalan yang ada di nagari dapat kita selesaikan.
“Kita perlu memahami posisi walinagari dan posisi niniak mamak,” jelas Reflidon.
Ssementara Ketua LKAAM H. Gusmal Dt. Rajo Lelo menyampaikan terima kasih atas kehadiran para ninik mamak dalam rangka berdiskusi meningkatkan peranan ninik mamak dalam proses pembangunan daerah.
“Karena dalam situasi covid-19, kegiatan ini dilaksanakan secara bertahap,” jelas Gusmal.
Semua pengurus dan pamangku kepentingan, jelas Gusmal diharapkan menguasai dan memahami ilmu tentang adat, baik adat nan sabatang panjang maupun adat salingka nagari serta peraturan perundang undangan tentang adat.
“Organisasi yang kaku tidak bisa menyelesaikan masalah yang timbul di tengah masyarakat khususnya terkait permasalahan adat,” jelas Gusmal.
Sering terjadi, tambah Gusmal, permasalahan antara kerapatan adat nagari dengan pemerintah nagari. Diharapkan pemerintah nagari dan kerapatan adat nagari ini bersinergi.
“Para pemangku adat hendaknya mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkannya untuk hal yang positif,” jelas Bupati Solok ini.
Bupati Solok selaku Ketua LKAAM Kabupaten Solok mengajak para ninik mamak berdiskusi dan berdialog dalam rangka mencari solusi dari berbagai permasalahan yang terjadi di nagari. Wewe
Baca Juga:




Facebook Comments