Hadiri HUT Nagari Labuah Panjang, Bupati Solok Bantu Pembangunan Masjid

labuah
Labuah Panjang, SuhaNews – Bupati Solok H. Epyardi Asda dan anggota Komisi V DPR RI Fraksi PAN Athari Gauthi Ardi hadiri Hari Ulang Tahun Ke-19 Nagari Labuah Panjang, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, Kamis (28/10) di Masjid Raya Al-Jamiak Nagari Labuah Panjang.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala OPD, Camat X Koto Diatas Riswandi Bahauddin,  Forkopimcam, Wali Nagari Labuah Panjang Marlison, dan Wali Nagari se-Kecamatan X Koto Diatas.

Baca juga: Bupati Solok Hadiri HUT Nagari Katialo Gelar ke-21

Ketua KAN Labuah Panjang Zainofal mengatakan bahwa salah satu kegiatan pada HUT Nagari ini adalah pengukuhan kerapatan adat nagari (KAN).

“Setiap HUT Nagari,  kami membantai kerbau yang berasal dari sedekah masyarakat Nagari Labuah Panjang. Tahun 2021 ini, ada warga yang menyumbang satu ekor kerbaunya untuk peringatan HUT Nagari ini,” ujar Zainofal.

Wali Nagari Labuah Panjang, Marlison mengatakan bahwa Nagari Labuah Panjang sebelumnya merupakan salah satu jorong istimewa di Nagari Paninjauan. Secara administrasi, Nagari Labuah Panjang berdiri pada 28 Oktober 2002.

“Terima kasih kepada Ibu Athari Gauthi Ardi yang telah memberikan program bedah rumah kepada masyarakat pada tahun 2019 sebanyak 60 buah rumah,” ujar Marlison.

Kami berharap, jelas Marlison, tahun depan masyarakat bisa mendapatkan  lagi karena masih ada rumah masyarakat sebanyak 74 buah rumah membutuhkan bedah. Sebanyak 40 buah rumah butuh Peningkatan Kualitas (PK) dan 34 buah rumah butuh Pembangunan Baru.

“Kami berharap kepada Bupati untuk membantu pembangunan masjid dan dam penahan tebing di Masjid Raya Al-Jamiak, karena lokasi masjid berada di tebing sehingga rawan longsor,” jelas Marlison.

Anggota DPR RI Athari Gauthi Ardi mengatakan bahwa bedah rumah di Kabupaten Solok termasuk paling banyak dari kabupaten lain di Sumatera Barat.

BACA JUGA  7 dari 8 Fraksi DPRD Kab Solok Setujui Ranperda RPJMD 2021-2026

“Insyallah pada tahun 2022, 70% program saya untuk Kabupaten Solok,” jelas Athari.
Untuk pembangunan Masjid Raya Al-jamiak, jelas Athari, ia memberikan sumbangan Rp5 juta.

Bupati Solok Epyardi Asda mengatakan bahwa ia baru pertama kali datang ke Labuah Panjang.

“Pemkab Solok membentuk Solok Super Team (SST) untuk menjadikan Kabupaten Solok menjadi kabupaten terbaik di Sumatera Barat,” jelas Epyardi Asda.

Dengan superteam, jelas Bupati, ia bertekad menjadikan Kabupaten Solok bangkit.

Terkait dengan permintaan wali nagari, Bupati berjanji untuk pembangunan dam penahan tebing untuk Masjid Al-jamiak bisa dimasukkan ke dalam anggaran perubahan 2021. Sementara untuk pembangunan balai-balai adat dianggarkan Rp100 juta pada anggaran perubahan 2021.

“Jika  tidak bisa maka diusahakan pada anggaran 2022, dengan catatan surat tanah jelas milik nagari,” ujar Bupati Epyardi Asda.

Bupati juga memberikan bantuan Rp10 juta untuk pembangunan masjid. Sedangkan  untuk pagar SDN 21 Kec. X Koto Diatas akan dibantu pada anggaran 2022.

Pada kesempatan itu, Bupati Solok dan Anggota DPR RI meninjau pelaksanaan gebyar vaksinasi massal di melihat di kantor wali Nagari Paninjauan. (Wewe)

Baca juga: Malam Puncak HUT Satprakoja ke-10, Anggota Satprakoja Lakukan Ulang Janji

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaDifasilitasi Baznas Agam, Faizah Zahra Lanjutkan Pendidikan ke SCB Bogor
Artikel berikutnyaMAN 2 Bukittinggi Kembangkan Program Tahfizh Siswa