Bukittinggi, SuhaNews | Dalam rangka menghidupkan malam suci Ramadhan 1447 H/2026 M sekaligus mempererat ukhuwah antaranggota, Himpunan Da’i dan Mubaligh (HDM) Bukittinggi menggelar Tadarus Perdana yang dilaksanakan di Masjid Raudhatul Jannah, Kamis malam (19/02/2026). komitmen
Kegiatan ini menjadi momentum awal bagi para da’i dan mubaligh di Kota Bukittinggi untuk memperkuat kebersamaan dalam bingkai ibadah dan dakwah. Sejak usai salat tarawih, para peserta tampak antusias mengikuti rangkaian kegiatan yang telah disusun dan disepakati bersama oleh pengurus dan anggota.
Tadarus dipimpin langsung oleh Ketua HDM Bukittinggi, Buya Khairunnas, didampingi jajaran pengurus. Turut hadir Penasehat HDM, Buya Hafisol, serta para anggota. Lantunan ayat suci Al-Qur’an yang dibacakan secara bergiliran menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan di dalam masjid.
Dalam sambutannya, Buya Khairunnas menegaskan bahwa Ramadhan merupakan momentum strategis untuk memperkuat kualitas keilmuan dan spiritualitas para da’i dan mubaligh.
“Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang membaca Al-Qur’an, tetapi juga ruang diskusi dan bertukar pikiran mengenai berbagai persoalan umat. Dengan demikian, dakwah yang disampaikan kepada masyarakat akan semakin terarah, kontekstual, dan solutif,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan tadarus akan dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang bulan Ramadhan dengan sistem berpindah tempat di masjid-masjid yang telah dijadwalkan.
“Dengan sistem bergiliran ini, semangat Ramadhan diharapkan dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat di berbagai masjid di Kota Bukittinggi. Kehadiran para da’i dan mubaligh di tengah jamaah, insya Allah, semakin mempererat ukhuwah Islamiyah,” tambahnya.
Lebih lanjut, setiap hari Jumat selama Ramadhan, HDM Bukittinggi juga akan menghadirkan narasumber untuk memberikan penguatan wawasan dan kapasitas keilmuan bagi para anggota sebagai bagian dari pembinaan berkelanjutan.
Sementara itu, Penasehat HDM, Buya Hafisol, menekankan pentingnya menjaga konsistensi pertemuan yang dikemas dengan tadarus dan diskusi ilmiah antaranggota. “Melalui program tadarus dan kajian Ramadhan ini, kita berharap lahir para da’i dan mubaligh yang tidak hanya kuat secara spiritual, tetapi juga responsif terhadap kebutuhan umat. Ramadhan menjadi momentum memperkuat sinergi dakwah demi kemaslahatan masyarakat Kota Bukittinggi,” ungkapnya.

Usai pelaksanaan tadarus, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan pin logo dan nama anggota HDM kepada para anggota. Prosesi berlangsung sederhana namun penuh makna sebagai simbol identitas, kebersamaan, dan komitmen untuk terus aktif dalam kegiatan pembinaan serta dakwah yang diinisiasi HDM Bukittinggi.
Melalui Tadarus Perdana ini, HDM Bukittinggi meneguhkan komitmennya untuk terus hadir di tengah umat, memperkuat sinergi, serta menghadirkan dakwah yang mencerahkan dan membawa kemaslahatan bagi masyarakat. (Syafrial)
Berita Terkait :




Facebook Comments