Bukittinggi, SuhaNews — Dalam rangka menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H sekaligus mendukung gerakan “Cinta Zakat”, Baznas Kota Bukittinggi bekerja sama dengan Himpunan Da’i dan Muballigh (HDM) menggelar kegiatan Rapat Koordinasi (Rakor) Da’i Se- Kota Bukittinggi, Sabtu (14/02/2025), bertempat di Aula Kantor Baznas Kota Bukittinggi.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber nasional, Buya Dr. H. Gusrizal Gazahar, Lc., M.Ag yang saat ini menjabat sebagai Ketua Bidang Fatwa Metodologi Majelis Ulama Indonesia Pusat. Dalam paparannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman zakat yang komprehensif, baik dari aspek fiqih, regulasi, maupun dampak sosial-ekonomi bagi umat dengan Tema “Zakat Berkeadilan”.
Menurutnya, zakat harus memperhatikan kajian akar ushulinya, fiqih zakatnya baru kajian maslahatnya. Karena zakar itu bersandarkan kepada wahyu Allah. Syari’at zakat mendorong peningkatan kesadaran masyarakat dalam menunaikan kewajiban zakat secara benar dan tepat sasaran. Demikian pula para pengelola agar lebih amanah.
“Zakat bukan hanya ibadah individual, tetapi instrumen strategis dalam membangun kesejahteraan umat dan mengurangi kesenjangan sosial,” jelasnya.
Ketua Baznas Kota Bukittinggi, Yandri Gusdianto Dt. Alang Batuah didampingi Wakil Ketua, H. Masdiwar dan Drs. Yasrul, MM dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Baznas Bukittinggi dalam memperkuat edukasi dan transparansi pengelolaan zakat di tengah masyarakat.
“Kami ingin gerakan ‘Cinta Zakat’ tidak hanya menjadi slogan, tetapi benar-benar tumbuh sebagai kesadaran kolektif umat. Melalui peningkatan literasi ini, kami berharap para da’i dan muballigh dapat menjadi corong edukasi zakat di tengah masyarakat, sehingga penghimpunan dan pendistribusian zakat semakin optimal dan tepat guna,” ujarnya.
Sementara itu disi lain, Ustadz Khairunnas selaku Pj. Ketua Himpunan Da’i dan Muballigh Kota Bukittinggi menyambut baik kolaborasi ini sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi dakwah dan pemberdayaan umat.
“Para da’i dan muballigh memiliki peran penting dalam membangun pemahaman keagamaan masyarakat. Dengan literasi zakat yang kuat, pesan-pesan dakwah tentang zakat dapat disampaikan secara lebih sistematis, argumentatif, dan sesuai tuntunan syariah,” ungkapnya.
Ustadz Khairunnas juga menghimbau anggota Himpunan Da’i dan Muballigh Kota Bukittinggi dalam menyampaikan ceramahnya pada bulan ramadhan 1447 H menyelipkan ajakan untuk berzakat, bersadaqah dan berinfak melalui lembaga yang terpercaya salah satunya Baznas sebagai mitra stategis pemerintah dalam penyaluran zakat.
“Memasuki bulan suci Ramadhan 1447 H, kami menghimbau seluruh anggota Himpunan Da’i dan Muballigh Kota Bukittinggi agar dalam setiap penyampaian ceramah tidak hanya menekankan peningkatan kualitas ibadah mahdhah, tetapi juga menguatkan kepedulian sosial umat melalui ajakan berzakat, berinfak dan bersedekah. Penyalurannya kami arahkan salah satunya melalui Baznas sebagai lembaga resmi dan mitra strategis pemerintah, sehingga pengelolaan zakat dapat berlangsung secara amanah, profesional, transparan dan tepat sasaran,” ujar Khairunnas.
Kegiatan ini diikuti oleh 93 orang Da’i dan Muballigh dilingkungan Kota Bukittinggi. Diharapkan, melalui sinergi antara Baznas dan Himpunan Da’i dan Muballigh (HDM), gerakan “Cinta Zakat” dapat semakin menguatkan semangat berbagi, memperkokoh solidaritas sosial, serta mendukung pembangunan kesejahteraan umat di Kota Bukittinggi. (Syafrial)
Berita Terkait :
- MUI Kota Bukittinggi Kukuhkan 14 Lulusan Angkatan Pertama Pendidikan Dasar Ulama
- MUI Bukittinggi Gelar Pembinaan Peningkatan Pemahaman Terkait FIQIH Islam
- Tarhib Ramadhan di SMAN 1, Ini Tausiah Ketua BKMT Kota Bukittinggi
- MTsN 1 Bukittinggi gelar LDK Pengurus OSIM Periode 2026/2027
- 15 Program Ramadhan MAN 2 Bukittinggi Resmi Diluncurkan



Facebook Comments