Idul Fitri 1442 H: 17 Narapidana Rutan Kelas IIB Maninjau Dapatkan Remisi

idul
Maninjau, SuhaNews — Lebaran Idul Fitri 1442 H ini menjadi kebahagiaan tersendiri  bagi 17 narapidana di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Maninjau, Kecamatan Tanjung Raya, Kabupaten Agam karena mereka mendapat remisi khusus lebaran. 

“Berdasarkan pada SK Remisi, terdapat 17 orang narapidana Rutan Kelas IIB Maninjau yang mendapatkan remisi atau pengurangan masa tahanan, mulai dari 15 hari hingga 30 hari,” ujar Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau Desrianto, Kamis (13/5/2021).

SK remisi tersebut diserahkan secara simbolis oleh Kepala Rutan Kelas IIB Maninjau Desrianto kepada perwakilan penerima di musala Rutan, usai salat Idul Fitri.

Baca juga: 2.798 Orang Napi di Sumbar Dapat Remisi Hari Kemerdekaan

“Remisi itu diberikan oleh Menteri Hukum dan HAM setelah mendapat pertimbangan dari Direktur Jenderal Pemasyarakatan,” tambah Desrianto.

Ada 17 orang narapidana Rutan Kelas IIB Maninjau, jelas Desrianto, yang mendapat remisi khusus lebaran Idul Fitri tahun ini dengan pengurangan masa tahanan berkisar dari 15 hari hingga 30 hari atau satu bulan.

“Narapidana yang mendapat remisi 15 hari ada sebanyak 6 orang kemudian remisi 1 bulan sebanyak 11 orang,” kata Desrianto.

Penyerahan SK, jelasnya, diawali dengan pembacaan sambutan Menteri Hukum dan HAM tentang pemberian remisi, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan surat keputusan atau SK remisi.

Remisi adalah pengurangan masa menjalani pidana yang diberikan kepada narapidana dan anak pidana yang memenuhi syarat-syarat dan ditentukan dalam peraturan perundang-undangan, serta berdasarkan dengan pasal 1 ayat (6) peraturan pemerintah nomor 32 tahun 1999 syarat dan tata pelaksanaan hak warga binaan pemasyarakatan.

“Remisi ini diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi syarat sesuai dengan regulasi yang berlaku. Diantaranya, berkelakuan baik dan menjalani hukum pidana diatas enam bulan,” ujar dia.

BACA JUGA  Bupati Pesisir Selatan Rusma Yul Anwar Pimpin Apel Perdana Pasca Idul Fitri 1442 H

Selain itu, mereka yang berhak mendapat remisi saat lebaran adalah narapidana yang memiliki kasus pidana umum dengan pasal bervariasi seperti, Pasal UU No 35 Tahun 2009, 365 KUHP, 363 KUHP, UU No 35 Tahun 2014, dan 374 KUHP.

Pemberian remisi khusus lebaran Idul Fitri diharapkan dapat memotivasi para narapidana untuk mencapai penyadaran diri yang tercermin dari sikap dan perilaku sehari-hari serta selalu meningkatkan optimisme dalam menjalani pidana.

“Melalui remisi, narapidana  diharapkan dapat mempercepat proses pengembaliannya ke kehidupan bermasyarakat dan terus meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT,” tutup Desrianto. (*/We)

Baca juga: Gayus Tambunan dan Abu Bakar Ba’asyir Dapat Remisi Khusus

Facebook Comments

loading...