Inilah Balon Bupati Solok Yang Bakal Memimpin Arosuka 1

AROSUKA – Enam bulan menjelang pemilihan Bupati Solok, 9 Desember 2020, masyarakat belum bisa mengetahui pasangan balon (bakal calon) yang bakal dipilih.  Hingga pekan terakhir Juni 2020 ini belum ada yang memiliki pasangan pasti. Bahkan yang sudah berpasangan di baliho pun belum ada kepastian.

balonSetidaknya ada dua balon yang sudah berpasangan, yakni Desra Ediwan Anantanur-Sabrana dan Hendra Saputra-Mahyuzil.  Keduanya tanpa kepastian.  Baliho Desra Ediwan Anantanur-Sabrana masih terpampang di beberapa titik jalan utama Kabupaten Solok, sebulan terakhir muncul pula baliho baru, Desra Ediwan Anantanur-Agus Syahdeman.

Bongkar pasang gambar para balon memperlihatkan belum adanya kepastian. Sementara Hendra Saputra-Mahyuzil yang maju sebagai balon independen, juga belum ada verifikasi dan validasi faktual karena adanya pandemi covid-19.

Kini sudah ada penjadwalan baru, pilkada serentak digelar pada 9 Desember 2020, namun enam bulan menjelang pemilu digelar, masyarakat pun belum tahu siapa yang bakal dipilih. Belum ada balon yang mendapatkankan rekomendasi dari DPP Partai.

balon
Epyardi Asda

Sebelumnya Nofi Candra sudah mengantongi rekomendasi DPP NasDem pada Maret  2020 lalu, namun Nofi Candra masih tagak surang. NasDem pun harus berkoalisi dengan partai lainnya. Koalisi inilah  yang belum ada kepastian sampai sekarang. Siapakah pendamping pengusaha, yang juga mantan anggota DPD RI ini? Masih ditunggu.

Begitu juga dengan Epyardi Asda. Bisa jadi juga sudah mengantongi rekomendasi DPP PAN. Namun tetap masih menunggu partai koalisi, sekaligus balon pendamping. Sekalipun sudah ada tiupan angin, jika  Epyardi Asda akan berpasangan Yulfadri Nurdin, Wakil Bupati Solok saat ini, tetapi itu pun belum bisa dipastikan. Jika selera koalisi berbeda, bisa jadi pasangan Epyardi Asda akan ada kejutan.

balon
Nofi Candra

Belum lagi Iriadi Dt. Tumanggung, Maigus, Adli yang juga sudah sama-sama  tebar  pesona. Baliho mereka  juga sudah tersebar di banyak tempat. Elyunus pun siap untuk membangun Solok ke depan.  Begitu banyak nama yang muncul, tetapi semuanya masih dalam kegamangan. Sementara waktu pemilihan sudah semakin dekat.

BACA JUGA  MGMP Matematika MTs Pasaman Gelar Pertemuan

Bisa jadi, menjelang pendaftaran ke KPU, ada kejutan dari para balon. Ada yang mengalah, tidak harus nomor 1, tetapi beralih menjadi pendamping.  Bagaimanapun tidak mungkin semua balon bisa menjadi calon.  Apalagi dengan jumlah anggota DPRD Kabupaten Solok yang 35 orang, perkiraan pengamat politik kampung, pasangan calon maksimal hanya 4 pasangan saja.

Berkaca pada pemilihan lima periode terakhir, calon Bupati Solok hanya tiga pasang. Koalisi partai makin solid. Ada pasangan yang diusung oleh beberapa partai., sementara pasangan lain diusung oleh dua atau tiga partai saja.

balonEntah karena Pandemi covid-19, sehingga ada perubahan koalisi. Bisa jadi penjajakan koalisi menjelang pandemi covid-19, kembali berubah. Bahkan yang sebelumnya berseberangan, sekarang justru membentuk poros baru.

Sekarang sudah akhir Juni, sudah saatnya masyarakat mendapatkan kepastian, siapa yang bakal memimpin Kabupaten Solok lima tahun ke depan.  Siapakah yang akan menjadi calon Bupati Solok.

Ada Desra Ediwan Anantanur, mantan Wakil Bupati Solok dua periode. Ada Nofi Candra, pengusaha dan mantan anggota DPD. Ada juga Epyardi Asda, pengusaha yang juga mantan anggota DPR RI tiga periode.  Mereka sudah dikenal lebih awal.

Di samping itu ada Iriadi Dt. Tumanggung,  yang selama ini mengabdi di rantau, ada Adli, akademisi dan politisi, Maigus yang dikenal sebagai pengusaha. Bisa jadi akan ada nama baru muncul.

Siapakah yang bakal menjadi Bupati Solok, mendapatkan BA 1 H atau Arosuka 1 serta menempati gedung baru ini lima tahun ke depan? Red

Baca Juga:

Facebook Comments

Google News