Kabupaten Solok Gelar Lomba Pidato Adat dan Saluang Dendang

lomba
Singkarak, SuhaNews – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Solok menggelar lomba pidato adat dan saluang dendang selama dua hari, 19-20 Desember 2021 di Pesanggrahan Dermaga Singkarak.

Kegiatan yang dibuka Bupati Solok H. Epyardi Asda dohadiri oleh Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Nasripul Romika, Kadis Kominfo Deni Prihatni, Camat X Koto Singkarak Crismon Darma, dan Forkopimcam X Koto Singkarak.

Baca juga: 51 Tahun Kota Solok, Rapat Paripurna Bernuansa Adat

Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Nasripul Romika melaporkan bahwa kegiatan ini salah satu upaya melestarikan budaya Minangkabau yang sudah mulai menipis di tengah masyarakat, khususnya di kalangan generasi muda.

“Dengan adanya kegiatan ini diharapkan generasi muda dapat melestarikan budaya di tengah perkembangan teknologi informasi,” jelas Nasripul Romika.

Peserta kegiatan, jelas Nasripul Romika, merupakan utusan dari masing-masing kecamatan s yang  berusia 18 s/d 35 tahun, dengan jumlah peserta maksimal 10 orang dalam satu grup. Sedangkan untuk saluang dendang maksimal peserta 6 orang dalam satu grup.

“Lomba saluang dendang dipersyaratkan waktu pertunjukkan 20 menit, dengan lagu wajib Ratok Solok, Sirukam Bakayu, Cupak Hilia Malam,” jelas Nasripul Romika.

Pemenang lomba, jelasnya,  akan diberikan hadiah untuk juara pertama Rp3 juta, juara kedua Rp 2 juta dan juara ketiga Rp1 juta.

Bupati Solok H. Epyardi Asda mengatakan bahwa acara lomba kesenian budaya ini adalah salah satu cara dalam menjaga kelestarian adat di Minangkabau khususnya di Kabupaten Solok.

“Pelestarian dan pengembangan adat istiadat dan nilai budaya minang kabau bertujuan untuk mendukung pengembangan adat budaya nusantara dalam rangka antisipasi terhadap kemajuan teknologi informasi dan perkembangan peradaban global,” jelas Epyardi Asda.

Bupati berharap adat istiadat, kebudayaan dan kesenian di Kabupaten Solok ini bisa dilestarikan.

BACA JUGA  Agar Iven Bisa Terlaksana, Bupati Tegaskan Capaian Vaksinasi Turut Menentukan

“Dengan adanya acara ini akan lahir generasi muda di Kabupaten Solok yang mampu berpidato adat dengan baik,” harap Epyardi Asda.

Para pemenang dari lomba seni budaya ini, jelas Epyardi Asda, akan diundang dan ditampilkan dalam acara kunjungan dari kementerian maupun tamu-tamu dari pemerintah pusat.  (Wewe)

Baca juga: Launching Padati Bike Community Pariaman, Wawako Ikut Fun Bike

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaSaksikan Penampilan Atlet, Wabup Optimis FORKI Tanah Datar Juara
Artikel berikutnya53 Peserta Ikut FGD Pendidikan di Kemenag kab.Solok