Agam, SuhaNews – Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Sumatera Barat, Dr. H. Mahyudin, MA, memberikan pembekalan esensial kepada ratusan calon jemaah haji (calhaj) Kabupaten Agam dalam Bimbingan Manasik Haji Reguler. Acara yang berlangsung di Masjid Al-Muqarrabiin Ampek Angkek, Senin (21/04/2025), dihadiri pula oleh Kepala Kemenag Kabupaten Agam, Dr. H. Thomas Febria, S.Ag., MA, beserta jajaran.
Dalam kesempatan tersebut, Kakanwil Mahyudin menyampaikan materi komprehensif terkait prosesi ibadah haji tahun 2025. Mahyudin menekankan betapa krusialnya pemahaman yang mendalam mengenai setiap tahapan haji, serta persiapan fisik dan mental yang matang, terutama bagi jemaah lanjut usia (lansia).
“Mari kita panjatkan doa, semoga seluruh jemaah haji Kabupaten Agam diberikan kemudahan dalam menjalankan ibadah dan kembali ke tanah air sebagai haji mabrur,” tutur Mahyudin dengan khidmat.

Lebih lanjut, Kakanwil membocorkan tujuh poin vital yang perlu dipahami dan dipersiapkan oleh para calhaj, khususnya lansia, agar ibadah haji berjalan lancar dan mabrur:
Pahami Rukun dan Wajib Haji: Calhaj lansia perlu memahami tata cara pelaksanaan ibadah haji yang sesuai dengan kondisi fisik mereka, memastikan setiap rukun dan wajib haji terlaksana dengan benar dan aman.
Persiapan Fisik dan Mental Optimal: Menjaga kesehatan dan stamina selama perjalanan haji adalah mutlak. Calhaj lansia perlu mengelola stres dan kelelahan dengan bijak agar tetap fit dalam menjalankan ibadah.

Manajemen Kesehatan Diri: Mengenali potensi penyakit yang sering dialami lansia saat berhaji, seperti hipertensi, diabetes, dan arthritis, serta strategi pengelolaan yang tepat menjadi kunci kesehatan selama di Tanah Suci.
Pola Makan dan Minum Seimbang: Memilih asupan makanan dan minuman yang bergizi dan aman, serta sesuai dengan kebutuhan lansia selama perjalanan haji, akan menjaga kesehatan dan energi.
Penggunaan Obat yang Tepat dan Aman: Calhaj lansia harus memahami cara menggunakan obat-obatan dengan benar dan tidak membahayakan diri sendiri, serta membawa persediaan obat yang cukup sesuai anjuran dokter.
Tata Cara Thawaf dan Sa’i Adaptif: Mengetahui cara melakukan thawaf dan sa’i yang aman dan nyaman sesuai dengan kondisi fisik lansia akan membantu mereka melaksanakan ibadah dengan khusyuk.

Pengaturan Waktu Istirahat Cukup: Istirahat yang memadai selama perjalanan haji sangat penting untuk menjaga kesehatan dan stamina calhaj lansia agar dapat menjalankan rangkaian ibadah dengan baik.
Prioritaskan Keamanan dan Keselamatan Diri: Setiap calhaj, terutama lansia, perlu waspada dan memahami cara menjaga keamanan diri serta menghindari tindakan yang dapat membahayakan selama berada di Tanah Suci.
Dengan pembekalan berharga ini, diharapkan seluruh calon jemaah haji Kabupaten Agam, khususnya para lansia, dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik dan menjalankan ibadah haji tahun 2025 dengan lancar, khusyuk, dan kembali ke tanah air dengan predikat haji yang mabrur. Edie | Rahmat
Berita Terkait :



Facebook Comments