Solok, SuhaNews. Sebanyak 37 orang calon jamaah haji Kab. Solok dari Kec. X Koto Singkarak, X Koto Diatas dan Junjung Sirih menerima kembali paspor dari Kemenag, paspor ini diserahkan langsung oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok H. Alizar di ruang IPHI Singkarak pada Rabu (23/7)
Ikut mendampingi Kakankemenag dalam acara ini, Kasubbag Tu H. Fuadi Nawawi, MA, Kasi PHU Drs. H. Suharmen, Kepala KUA X Koto Singkarak, Irman, S.Ag, Kepala KUA X Koto Diatas Busfi Eriyon, MA dan Kepala KUA Junjung Sirih H. Masrul serta ketua IPHI masing-masing kecamatan.
Kepada para calon jamaah haji ini, Kepala Kantor Kemenag Kab. Solok H. Alizar menyampaikan bahwa keputusan pemerintah untuk meniadakan pemberangkatan jamaah haji ke tanah suci tahun ini untuk menghindari resiko tertularnya jamaah dari virus corona. Karena saat melaksanakan iabadah haji, jutaan umat muslim berkumpul disatu tempat tanpa bisa menjaga jarak sebagaimana anjuran protokol kesehatan.
“Saat tawaf di masjidil Haram, apalagi saat wukuf di Arafah, jutaan umar muslim akan terkonsentrasi di satu titik, dan ini akan beresiko pada penularan virus corona,” jelas H. Alizar.
Untuk itulah pemerintah melalui Menteri Agama menerbitkan Keputusan Menteri Agama nomor 494 tahun 2020 yang berisi tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji Indonesia ke tanah suci pada tahun ini.
Namun demikian, H. Alizar berharap para calon jamaah haji ini untuk tetap memperdalam ilmu ibadah hajinya melalui manasik. Baik dengan kelompok bimbingan ibadah haji (KBIH) maupun melalui buku-buku serta berkonsultasi dengan dengan seksi penyelenggara haji dan umrah kantor Kemenag Kab. Solok
“Semoga dengan tertunda keberangkatan ini, jamaah dapat lebih mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun secara rohani dengan memprdalam ilmu tentang ibadah hajinya,” ulas H. Alizar memberi semangat.
Sekaitan paspor yang dikembalikan, H. Alizar meminta jamaah untuk menyimpannya agar jangan hilang, karena saat keberangkatan tiba pada tahun 2021 nanti, Kemenag akan kembali mengumpulkan untuk pengurusan administrasi keberangkatan.
“Sekarang paspor ini kembalikan, dengan pertimbangan mana atau ada diantara jamaah yang membutuhkan untuk kepentingan pribadi hingga menjelang waktu keberangkatan tiba nanti,” sebut H. Alizar.
Menutup arahannya H. Alizar mengajak jamaah untuk bersama-sama mendoakan pandemi ceat verlalu dan situasi kembali normal, sehingga semua aktivitas kembali lancar dan terbentang pula jalan menuju ranah suci hendaknya.
Sementara itu Kasi PHU Kantor Kemenag Kab. Solok yang ditemui SuhaNews usai acara menyebutkan, hingga batas akhir jamaah diberi kesempatan menarik kembali pelunasai BPIHnya, tidak ada satupun jamaah asal Kab. Solok yang menarik.
“Dengan demikian dapat kita simpulkan bahwa 171 calon jamaah haji Kab. Solok tetap optimis berangkat pada tahun 2021 nanti,” terang H. Suharmen.
Ia menyebut, semenjak KMA 494 tahun 2020 diterbitkan, pihaknya gencar mensosialisasikan dan membangun komunikasi dengan para jamaah. Termasuk menjelaskan kemungkinan penarikan dana pelunasan ini. Informasiini disebarkan melalui KBIH, KUA Kecamatan maupun langsung oleh seksi PHU sendiri.
Terkait manasik haji yang disampaikan oleh Kakankemenag tadi, H. Suharmen menambahkan, bahwa seksi PHU Kantor Kemenag Kab. Solok melayani jamaah untuk berkonsultasi dengan secara online melalui media sosial.
“Kami juga melayani jamaah untuk kebutuhan manasik dan informasi haji melalui media sosial,” ujar H. Suharmen.
Tentang keberangkatan calon jamaah haji pada tahun 2021 nanti, H. Suharmen menyebut masih menunggu dan akan mengikuti keputusan pemerintah. Namun sampai saat ini masih diputuskan bahwa jamaah yang diberangkatkan pada 2021 nanti di prioritaskan jamaah 2020 yang tertunda keberangkatannya.
“Perlu digaris bawahi, jamaah yang prioritas adalah yang telah melakukan pelunasan pada 2020. Untuk yang menarik setoran haji, bukan hanya pelunasan, maka otomatis nomor porsinya gugur. Namun ini tidak ada di Kab. Solok,” jelas H. Suharmen.
Menutup keterangannya, H. Suharmen mengatakan Kementerian Agama akan secara proaktif mengabarkan perkembangan haji ini kepada masyarakat terutama calon jamaah yang nomor porsinya telah masuk kuota. Untuk informasi dapat menghubungi langsung seksi PHU kantor Kemenag kab. Solok atau melalui aplikasi haji Pintar pada Android. Moentjak
BACA JUGA :



Facebook Comments