Kemenag Bukittinggi Susun Program 2022 dengan FGD

Kemenag Bukittinggi Susun Program 2022 dengan FGD
Bukitinggi, SuhaNews – Dalam rangka mengevaluasi kegiatan tahun 2021 sekaligus menyusun program tahun 2022, Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Kota Bukittinggi mengadakan Focus Group Discussion (FGD) Kamis (10/02) bertempat di Hotel Sultan Ampang Gadang Kabupaten Agam.

Kegiatan tersebit di ikuti 25 peserta yang terdiri dari Unsur Bidang PHU Kanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Plh Kepala Kemenag Kota Bukittinggi, Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi beserta JFU, Pembimbing Manasik Haji,  Kepala KUA,  Ketua dan Sekretaris APRI, Ketua Pokjaluh dan Sekretaris, Pembimbing Bimbaqu, Perencana dan Pengelola Keuangan.

Dibuka secara resmi oleh Plh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, H. Zulfikar dengan menghadirkan narasumber H. Joben (Kabid. Penyelenggara Haji dan Umrah Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat) dan H. Hidayat (Analis Pengelolaan Keuangan APBN Bidang Haji Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat).

Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi, Tri Andriani Djusair dalam laporannya menyampaikan bahwa FGD tersebut dilakukan untuk memulai kegiatan tahun 2022 dan mengevaluasi program kerja tahun 2021 agar tujuan, sasaran yang ditetapkan dapat terlaksana dengan baik.

“Focus Group Discussion ini kita lakukan agar sasaran yang sudah ditetapkan dapat tercapai baik dalam penggunaan anggaran dengan kuantitas dan kualitas terukur serta dapat di pertanggung jawabkan dengan transparan dan akuntabel. Hasil dari evaluasi program kegiatan sebelumnya sangat menentukan dalam tindakan penyempurnaan dan perbaikan program kegiatan ditahun berikutnya,” papar Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah yang inovatif ini.

Selanjutnya Tri Andriani Djusair menyampaikan gambaran terkait program Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi Tahun 2021 baik yang didukung dana DIPA maupun tanpa dukungan dana DIPA.

BACA JUGA  4 Warga Aspol Balai Selasa Limo Kaum Terkonfirmasi Positif Covid-19

“Layanan verifikasi data dan dokumen haji dikembangkan dalam bentuk digitalisasi dokumen haji secara praktis, layanan Pendaftaran dan pembatalan haji berjalan sesuai regulasi, pembinaan kepada Jama’ah telah dilakukan melalui beberapa program antara lain Bukittinggi Mabrur  (tatap muka, online via youtube, Washapp dan media lainnya), Bimbingan Baca Al-Qur’an (Bimbaqu) Haji dan bersahaja masa pandemi (Kerjasama dengan BPS Bipih), layanan umum dukungan manajemen teknis diantaranya penyebaran informasi haji, FGD, Pembinaan PPIU dan Pembinaan KBIHU,” jelasnya.

Sementara itu Plh. Kakan Kemenag Kota Bukittinggi saat pembukaan menyampaikan salam maaf Kakan Kemenag yang tidak bisa hadir dalam kegiatan FGD ini karena Dinas serta menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Focus Group Discussion Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama Kota Bukittinggi.

“Seperti yang sudah dipaparkan Ibuk Kasi Penyelenggaraan Haji dan Umrah bahwasanya tahun 2021 yang lalu telah terlaksana berbagai program kegiatan baik yang didukung dana DIPA maupun tidak. Saat ini kita evaluasi dimana kendala yang dihadapi serta carikan solusi agar di tahun berikutnya dapat terlaksana baik. Ditahun 2021 sudah berjalan program yang tidak memakai dana DIPA akan tetapi berbentuk Wakaf Ilmu seperti program Bukittinggi Mabrur yang bekerjasama dengan Pembimbing Haji yang bersertifikat dan Bimbingan Baca Al-Qur’an (Bimbaqu) haji kerjasama dengan penyuluh  dan Bersahaja masa pandemi bekerjasama dengan BPS BIPIH,” tuturnya.

Selanjutnya H. Zulfikar menegaskan bahwa evaluasi program kegiatan yang sudah berjalan sangat di perlukan untuk menyongsong program yang akan dilaksanakan sebagai acuan agar terlaksana dengan baik dengan kuantitas dan kualitas terukur dengan pertanggungjawaban transparan dan akuntabel.

“Mudah-mudahan dengan adanya Focus Group Discussion ini dapat tersusun dan terkelola dengan baik anggaran Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah sesuai dengan Renstra 2020-2024 serta terwujud Penyelenggaraan Haji yang transparan dan akuntabel serta meningkatnya pengawasan Penyelenggaraan Umrah dan Haji Khusus,” harapnya.
Diakhir kegiatan kasi Pengelenggaraan Haji dan Umrah menyerahkan Laporan Pelaksanaan Kegiatan Seksi PHU Kemenag Kota Bukittinggi kepada Kelapa Bidang PHU kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat. Yal

BACA JUGA  Pansil Penyuluh Agama Islam Fungsional Simpati

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakGubernur Mahyeldi Dukung Rencana Pembangunan Balai Besar Logistik BNPB
Artikulli tjetër41 Guru Ikuti Pendampingan Madrasah Ramah Anak di Padang Panjang