Kemenag Kab.Solok Terus Sosialisasikan KM 660 dan PMA 13 Tahun 2021

Kemenag Kab.Solok Terus Sosialisasikan KM 660 dan PMA 13 Tahun 2021
Koto Baru, SuhaNews. Kantor Kemenag kabupaten Solok secara gencar terus mensosialisasikan KMA 660 tentang pembatalan keberangkatan jamaah haji tahun 2021 dan PMA nomor 13 tahun 2021 tentang penyelenggaraan ibadah haji reguler.

Kamis (26/11) sosialisasi kembali di gelar di restoran Bebek Ndeso, Solok yang diikuti oleh Kepala KUA se Kabupaten Solok.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah, H. Idiri Nazar dalam laporannya menyampaikan, tujuan sosialisasi ini agar keputusan pemerintah melalui Menteri Agama untuk mencegah penyebaran Covid-19 ini dapat dipahami masyarakat melalui penyampain oleh aparatur Kemenag.

Idris Nazar juga menyebut, sejak KMA ini terbit, Seksi PHU Kantor Kemenag kabupaten Solok secara aktif melakukan sosialisasi, baik di kantor, melalui ASN hingga menggandeng KBIH.

Diakhir laporannya, Idris berharap para peserta yang juga ASN Kemenag secara aktif menyampaikan informasi terbaru pada masyarakat terkait penyelenggaraan haji dan umrah.

Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Zulkifli, dalam sambutannya menyampaikan, selain mensosialisasikan KMA dan PMA ini, ASN Kemenag hendaknya juga meluruskan simpang siurnya berita penundaan keberangkatan haji dua tahun terakhir ini.

“Bermacam isu dan hoax yang muncukl ditengah masyarakat terkiat penundaan ini, baik yang menyudutkan pemerintah maupun yang mengkeragui kebenaran Covid-19 ini. Disinilah peran kita selakau aparatur negara untuk menyampaikannya,” ujar Zulkifli.

Disebutkan juga, meski pandemi mulai melandai dan adanya rencana pemerintah Saudi membuka izin Umrah dan Haji, kita tetap menunggu keputusan pemerintah. Karena pemerintah akan mengkaji dari seluruh sisi, baik keamanan dan kesehatan jamaah selama ibadah maupun setelah kembali ke tanah air.

Untuk itu Kakan Kemenag berharap, Kepala KUA, Penghulu dan Penyuluh Agama sebagai ujung tombak Kementerian Agama di tengah masyarakat untuk update dan aktif terkait informasi ini.

BACA JUGA  Di Sumbar Total 27 Orang Positif Covid-19, Bertambah 1 Orang

Menutup sambutannya, Zulkidli juga meminta peserta untuk secara aktif mengimbau masyarakat mengikuti vaksinasi, karena ini juga berkaiutan dengan syarat untuk keberangkatan ke tanah suci selain untuk membentengi diri dan keluarga dari bahaya Covid-19. Fendi

Berita Terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaBelajar Wisata dan Pendidikan, Sawahlunto Studi Komparatif  ke Yogyakarta
Artikel berikutnyaSMK SMAK Padang Sabet Dua Prestasi Sekaligus