Agam, SuhaNews – Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia (IPARI) Daerah Kabupaten Agam jalin kerjasama dengan BAZNAZ Kabupaten Agam yang dikuatkan dengan penanda tanganan MoU (Memorandum of Understanding) atau nota kesepahaman, kegiatan ini dilaksanakan di Rumah Dinas Bupati Agam Belakang Balok Bukittingi, Kamis 18/07.
Penanda tanganan kerjasama ini dihadiri oleh Bupati Agam yang diwakili Kadis Sosioal Yunilson, disaksikan oleh ketua LKAAM Kabupaten Agam H. Junaidi Datuak Gampo Alam Nan Hitam dan ketua Bundo Kanduang Kabupaten Agam Ny. Asnita Tamrin, ada beberapa hal yang tertuang didalam kesepakatan ini, BAZNAZ AGAM selaku pihak pertama dan IPARI (Ikatan Penyuluh Agama Republik Indonesia) Daerah Kabuaten Agam sebagai Pihak kedua.
Dalam kesepakatan itu ditulis ; Pertama, Pihak Pertama menginformasikan kondisi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) yang dikelola BAZNAS Kabupaten Agam kepada Pihak Kedua. Kedua, Pihak Pertama menerima dan membahas informasi tentang mustahik yang disampaikan oleh Pihak Kedua. Ketiga, Pihak Kedua Melaksanakan kegiatan sosialisasi dan edukasi Zakat, Infak, Sedekah (ZIS) dan Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) kepada masyarakat Kabupaten Agam. Keempat, Pihak Kedua bisa menjadikan sosialisasi dan kegiatan Bersama BAZNAS Kebupaten Agam sebagai literasi zakat. Kelima, Pihak Kedua melaporkan kegiatan kepada Kepala Kankemenag Kabupaten Agam dan BAZNAS Kabupaten Agam. Dan Keenam, Pihak Kedua mendapatkan pelatihan tentang zakat dari Pihak Pertama.
Perjanjian kesepakatan ini akan saling membantu kedua belah pihak dalam melaksanakan amanah dan tugasnya ditengah masyarakat, Penyuluh Agama Islam notabenenya adalah orang yang terjun langsung melaksanakan pembinaan ditengah masyarakat, tentu mempunyai data yang reel keadaan masyarakat atau kelompok masyarakat yang dibinanya dan data seperti ini sangat dibutuhkan oleh BAZNAZ untuk penyauran zakat agar penyaluran zakat dapat mencapai sasaran sesuai dengan program BAZNAZ “Agam Makmur”
Ir. H. Isman Imran, MM, Dt Sati mengungkap, Kami sengaja menjadikan IPARI ( Ikatan Penyuluh Agama) sebagai mitra dilapangan karena kami memperhatikan kiprah Penyuluh Agama yang langsung bersentuhan dan terjun langsung ditengah-tengah masyarakat dalam melaksanakan tusinya dan Penyuluh Agama juga mempunyai kelompok-kelompok binaan di Jorong-jorong tentu penyuluh agama mempunyai data dan fakta yang reel, jadi kita berharap akan ada rekomendasi mustahik dari penyuluh agama yang berasal dari kelompok-kelompok binaannya dan juga kalau ada muzakki yang terjaring melalui syi’ar Penyuluh tentu kami harapkan, ungkapnya.
Dalam sambutan Ketua IPARI Agam Gafnel Datuak Basa, menegaskan sejalan dengan yang disampaikan ketua BAZNAZ Agam, bahwa Penyuluh Agama merupakan seseorang atau sekelompok orang yang menyampaikan pesan-pesan Pemerintah melalui Bahasa Agama di tengah masyarakat, Ini merupakan tugas utama Penyuluh yakni membina dan menjadi konsultan keagaamaan di tengah masyarakat, Penyuluh menjadi corong pemerintah mewujudkan masyakat sejahtera, adil dan meningkatkan keshalehan ummat secara pribadi maupun keshalehan sosial, didalam melakasanakan tugasnya melakukan pembinaan kepada kelompok sasaran, dengan adanya kerjasama ini adalah sebuah peluang bagi penyuluh agama untuk dapat berperan aktif dan mengembangkan kelompok binaan dengan merekomenasikan bantuan berupa materil guna meningkatkan taraf perekonomian kelompok binaan yang dipandang layak dan membutuhkan

Kerjasama atau MoU IPARI dan BAZNAS Agam ini merupakan celah bagi penyuluh agama yang berada disetiap kecamatan di Kabupaten Agam untuk memberdayakan kelompok binaan, walau secara organisasi melalui program Pokjaluh Berbagi secara finansial penyuluh telah berbuat nyata memberikan bantuan bagi kelompok binaan yang membutuhkan namun hal ini masih bersifat terbatas dengan adanya kerjasama ini tentu kita berharap, akan lebih berkesan bagi kelompok binaan, apalagi MoU dengan BAZNAZ ini telah di kuatkan dengan MoU Kemenag Kabuoaten Agama dengan Pemda Kabupaten Agam sebelumnya, tambah Gafnel.
Kedepan IPARI Agam akan menggandeng BAZNAS dalam membantu Masyarakat di bidang sosial keagaamaan, IPARI dengan Salah satu Program Eklusiv nya ” Penyuluh Berbagi dan Bhakti Penyuluh ” dan kedepan IPARI AGAM akan turun mengandeng BAZNAZ menciptakan masyarakat Kabupaten Agam yang Makmur dan Cerdas. Yan
Berita Terkait :



Facebook Comments