PSBH UHAMKA Lakukan Penelitian di Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padangpanjang

PSBH UHAMKA lakukan Penelitian di Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padangpanjang
Pd. Panjang, SuhaNews – Pusat Study Buya HAMKA (PSBH) Universitas Buya HAMKA, Jakarta melakukan penelitian di Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah Padangpanjang.
Tim yang terdiri dari empat orang dosen UHAMKA dan 1 orang dari mahasiswa program doktor di Internasional Islamic University Malaysia (IIUM) ini diterima oleh mudir pondok pesantren beserta jajarannya di ruang kerjanya. Sabtu, (12/02/22).

Baca juga: Perpres 82/2021, Matahari Bagi Pondok Pesantren

Dalam sambutannya ketua tim PSBH UHAMKA, yang juga merupakan Wakil Rektor IV Universitas Muhammadiyah Prof. Dr. HAMKA, Dr. Benyamin menyampaikan ucapan terima kasihnya atas penyambutan ini.

“Kami ucapkan terimakasih karena kedatangan kami ke sini disambut dan dijamu dengan baik. Tujuan kami ke sini adalah kami ingin tahu lebih banyak mengenai Kulliyatul Muballighien yang merupakan sekolah yang didirikan Buya HAMKA”. Ungkapnya.

Selanjutnya menurut Doktor UHAMKA ini mengatakan bahwa dalam penelitian saat ini beliau bersama tim ingin mengkaji lebih dalam tentang kaitan buya HAMKA dengan Kulliyatul Muballighien Kauman Padangpanjang.

“Kami ingin mengkaji seberapa besar pengaruh buya HAMKA terhadap tumbuh dan kembangnya sekolah yang pernah dipimpin oleh beliau. Apa-apa saja yang telah beliau tinggalkan yang sangat membekas disini” ungkapnya.

Dari hasil penelitian ini dilanjutkannya akan lahir ensiklopedia tentang buya HAMKA terfokus kepada HAMKA dan Kulliyatul Muballighien.

“Saat ini Ensiklopedia HAMKA sudah ada hanya saja baru tentang HAMKA secara Nasional, saat ini kita ingin lahir ensiklopedia HAMKA yang lebih terfokus dengan perjuangan beliau di sekolah ini.” katanya.

Sementara Mudir Pondok Pesantren Kauman Muhammadiyah, Derliana dalam penjelasannya memaparkan tentang sejarah berdirinya Kauman, serta perkembangan Muhammadiyah yang dimotori oleh Buya HAMKA tidak hanya Sumatra Barat tetapi juga merambah sampai nasional.

BACA JUGA  Pemko Padang Panjang Akan Tertibkan Bangunan Liar, Pelanggar Diancam Pidana

Derliana juga menyampaikan bahwa apapun yang menjadi warisan buya HAMKA tetap dijaga dan dirawat dengan baik.

“Meskipun Buya HAMKA hari ini sudah tidak ada lagi, namun warisan Beliau tetap bersama kami. Dalam Kurikulum madrasah, kami tetap mempertahankan beberapa mata pelajaran seperti Ilmu Mantiq dan Ilmu Tarjih yang mana keduanya merupakan bidang ilmu yang selalu diajarkan oleh HAMKA disini. Kemudian semangat literasi yang dicanangkan Buya juga kami jaga warisannya. Dengan memfasilitasi dan mendorong santri untuk menulis. Tulisan santri dibukukan dan dimuat diberbagai media cetak ”Katanya.

Penelitian  PSBH UHAMKA berlangsung dua jam lebih dengan berbagai pembahasan terkait perkembangan Pondok Pesantren yang sangat kental pengaruh Buya HAMKA-nya ini.

Selain itu dalam kunjungan tersebut juga diperkenalkan beberapa tempat yang menjadi ikon kehamkaan di Pondok Pesantren, seperti Aula Buya HAMKA, HAMKA corner dan beberapa karya buya HAMKA yang terangkum dalam satu fragmen yang bernama Warisan Buya HAMKA.

Harapan kedua pimpinan lembaga atas kunjungan ini adalah kegiatan ini diharapkan dapat menjalin hubungan baik antara dua lembaga ini untuk menjaga serta merawat warisan Buya HAMKA. JDW|Moentjak

Baca juga:

Facebook Comments

loading...
Artikulli paraprakEdarkan Sabu Warga Koto Baru Ditangkap Satnarkoba Polresta Solok
Artikulli tjetërDirektur Perfilman Kemdikbud Ristek Kunjungi Sawahlunto