Ketua TP PKK Kabupaten Solok Resmikan Pos Gizi Cinto Sehat di Aia Luo

ketua
Aia Luo, SuhaNews – Ketua TP PKK Kabupaten Solok Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda lakukan pengguntingan pita untuk melaunching pos gizi cinta sehat di Nagari Aia Luo, Kecamatan Payung Sekaki, Jumat (20/8/2021) di Kantor Walinagari Aia Luo.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kadis Kesehatan dr. Maryeti Marwazi, Camat Payung SekakiDrs. Irwan Effendy, Ketua TP PKK Kecamatan Payung Sekaki Ny. Rina Irwan Effendiy dan Walinagari Aia Luo Maila.

Baca juga: Ketua TP PKK Kabupaten Solok Bantu Korban Kebakaran di Sulit Air

Dalam eksposnya, Walinagari Aia Luo Maila mengatakan bahwa Kondisi Nagari Aia Luo masih mengalami infrastruktur jalan yang buruk dan rusak. Sementara jumlah penduduk di Nagari ini sebanyak 1106 jiwa.

“Kami berharap pengaspalan jalan sepanjang 3 km, bantuan rehab tidak layak huni sebanyak 41 unit,” jelas Maila.

Maila juga menjelaskan bahwa Pemerintahan nagaru menganggarkan dana sekitar Rp337 juta untuk pengadaan air bersih pada tahun 2021 ini.

Ketua TP PKK Ny. Hj. Emiko Epyardi Asda mengatakan bahwa permasalahan gizi yang masih belum terselesaikan baik secara nasional maupun kabupaten adalah stunting.

“Kita bangga dengan Puskesmas Sirukam yang membuat inovasi yaitu membuat pos gizi sebagai wadah penanganan dan pencegahan stunting,” jelas Hj. Emiko Epyardi.

Kegiatan di pos ini, jelas Hj. Emiko Epyardi, adalah memberikan makan untuk balita wasting (kekurangan gizi akut) dan stunting dengan menerapkan pedoman gizi seimbang dengan memanfaatkan pangan lokal (PSG-PL).

“Ada program inovasi GALEH SANTIANG (gerakan keluarga hebat atasi stunting),” tambah Hj. Emiko Epyardi.

Hj. Emiko Epyardi  berharap PKK kecamatan dan nagari bisa mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan pekarangan dengan pangan lokal sehingga dapat membantu pemenuhan asupan zat gizi keluarga.

BACA JUGA  Covid-19 Kab Solok: Bertambah 7 Warga, Total 816 Dinyatakan Sembuh

“Semoga adanya adanya pos gizi ini, upaya pencegahan dan penanganan stunting dapat lebih maksimal dengan keterlibatan lintas sektor,”tutup Hj. Emiko Epyardi. (Wewe)

Baca juga: Kabupaten Solok Gelar Rembuk Stunting Bersama Tenaga Ahli Nasional

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaPemerintah Nagari Sulit Air dan SAS Bantu Korban Kebakaran Koto Tuo
Artikel berikutnyaHaji Rasul dalam Peristiwa Agustus