Kiper Timnas, Maarten Paes Pindah dari FC Dallas ke Ajax Amsterdam

SuhaNews – Senin (2/2/2026) malam, Ajax Amsterdam mengumumkan kesepakatan kepindahan Maarten Paes dari FC Dallas ke klub asal Amsterdam ini. Penjaga gawang Timnas Indonesia berusia 29 tahunn itu kini menjadi bagian dari raksasa Belanda, Ajax Amsterdam. 

Kiper berusia 29 tahun tersebut menandatangani kontrak jangka panjang hingga 30 Juni 2029, sekaligus mengakhiri masa baktinya di Major League Soccer (MLS), FC Dallas. Sebelumnya Maarten Paes masih terikat kontrak hingga akhir tahun. Namun Ajax, FC Dallas, dan Maarten Paes telah mencapai kesepakatan untuk transfer langsung ke Ajax.

Baca juga: Sebelum Hadapi Arab Saudi, Patrick Kluivert Akan Coret 6 Pemain Timnas Indonesia

Ajax Sudah Lama Incar Paes

Kepindahan Paes ke Johan Cruyff Arena bukan keputusan mendadak. Ajax disebut telah memantau performa sang kiper selama beberapa musim terakhir. Direktur sepak bola Ajax, Marijn Beuker, menilai Paes sebagai sosok yang ideal dengan kebutuhan tim.

“Kami telah mengamati Maarten cukup lama dan sangat senang akhirnya bisa membawanya ke Ajax. Kami mencari penjaga gawang yang berpengalaman dan dapat diandalkan, dan Maarten memenuhi semua kriteria itu,” ujar Beuker.

Ia juga menyoroti etos kerja Paes yang dinilai selaras dengan filosofi klub. “Dia pekerja keras, pemain tim sejati, dan memiliki mentalitas olahraga tingkat tinggi. Karakter seperti inilah yang kami cari,” tambahnya.

Konsistensi Performa Paes

Paes memang tampil konsisten selama membela FC Dallas sejak direkrut pada 2022. Dalam 114 penampilan di MLS, ia mencatatkan 23 clean sheet dengan total kebobolan 158 gol. Performa tersebut menjadikannya salah satu kiper paling stabil di klub.

Di level internasional, Paes juga menjadi andalan Timnas Indonesia. Ia telah mengoleksi 10 caps dengan catatan tiga kali nirbobol dan kebobolan 18 gol, kontribusi yang cukup krusial di bawah mistar Garuda.

BACA JUGA  Liga Europa: 25 Gol Tercipta, Ajax Singkirkan Panathinaikos Lewat Adu Penalti

Dengan pengalaman dan rekam jejak tersebut, peluang Paes untuk langsung menembus posisi kiper utama Ajax terbuka lebar, terlebih setelah kiper senior Remko Pasveer memutuskan hengkang. Meski begitu, Paes tetap harus menghadapi persaingan ketat dengan Jaros Vitezslav demi mengamankan tempat utama.

Reuni Paes dengan Cruyff

Menariknya, kepindahan ini juga mempertemukan Paes dengan sejumlah sosok yang familiar dengan sepak bola Indonesia.

Di Ajax, ia akan bekerja di lingkungan yang melibatkan Jordi Cruyff sebagai direktur teknik baru serta Denny Landzaat yang kini menjadi asisten pelatih Fred Grim.

Kehadiran Maarten Paes di Ajax tak hanya menjadi langkah besar dalam karier pribadinya, tetapi juga menandai kebanggaan tersendiri bagi sepak bola Indonesia di panggung Eropa.

Baca juga: Kualifikasi Piala Dunia: Indonesia Sikat Arab Saudi 2-0, Marselino Ferdinan Brace

Sumber: Bola.net

Facebook Comments

Google News