Korban Terakhir Longsor Tambang Sungai Abu Berhasil Dievakuasi Total 13 Meninggal Dunia

Solok, SuhaNews – Korban terakhir longsor tambang emas di Sungai Abu kecamatan Hiliran Gumanti Kabupaten Solok berhasil dievakuasi tim gabungan, Minggu (29/9) pagi.

“Korban diketahui bernama Sugeng, namun data lengkapnya nanti akan dilakukan identifitasi terlebih dahulu,” ujar  Kalaksa BPBD Kabupaten Solok Irwan Efendi yang ikut bersama tim gabungan di posko induk.

Jenazah korban digotong dengan menggunakan tandu melewati medan yang lumayan sulit ditempuh dengan jalan kaki dari lokasi penemuan hingga ke posko induk di Muaro.

“Denngan ditemukan korban ini, berarti sudah 13 korban meninggal dunia dan 12 orang luka-luka,” ulas Irwan .

Sebelumnya, sejak peristiwa longsor tambang emas ini terjadi, tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Solok, Kabupaten Solok Selatan, Basarns, TNI, POLRI, Damkar Kabupaten Solok, PMI dan masyarakat berjibaku mencari dan mengevakuasi para korban.

Jarak dari posko Induk ke lokasi sekitar empat sampai enam jam berjalan kaki. Longsor ini sendiri diperkirakan terjadi akibat curah hujan tinggi dilokasi sebelum kejadian yang mengakibatkan material di lokasi menjadi labil. Nop | Moentjak

Berita Terkait :

Facebook Comments

BACA JUGA  Suku Asli Tergusur Tambang, Ketua DPD RI Minta Pemda Maluku Utara Beri Perlindungan

Google News