Kota Sawahlunto akan Membangun Workshop Otomotif Alat Berat

kota
Sawahlunto, SuhaNews – Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI melalui BLK Padang akan membangun workshop otomotif alat berat di Parambahan, Kecamatan Talawi, Kota Sawahlunto.

Sabtu, 7 Agustus 2021, Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI, Budi Hartawan melakukan peninjauan lapangan ke lokasi rencana pembangunan workshop tersebut.

Baca juga: MIN Kota Solok Kembali Gelar Workshop Peningkatan Kompetensi Guru

Pemko Sawahlunto telah menyerahkan hibah tanah dan bangunan di BLK Parambahan kepada Kementerian Tenaga Kerja untuk dibangun workshop alat berat. Tanah yang dihibahkan Pemko Sawahlunto ini seluas 3 hektar, ditambah 2 unit bangunan.

“Kemnaker RI telah mengalokasikan kurang lebih Rp. 14 miliar untuk pembangunan ruang belajar dan pengadaan perlengkapan praktek ini seperti mesin – mesin dan peralatan lainnya,” ujar Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI, Budi Hartawan.

Kemenaker, jelas Budi Hartawan, akan menjadwalkan tim yang bertugas untuk merancang pembangunan workshop otomotif alat berat ini akan mulai bekerja. Sementara, untuk pembangunan fisik workshop ini, akan dikerjakan pada tahun 2022 nanti.

Budi Hartawan mengatakan bahwa kehadiran workshop alat berat ini akan mencetak operator dan teknisi alat berat yang bersertifikasi dan siap untuk bekerja di perusahaan.

“Workshop otomotif alat berat kita ini akan dilengkapi dengan instruktur yang berkompeten dan peralatan praktek yang lengkap,” kata Budi Hartawan.

Lulusannya, akan memperoleh sertifikasi sehingga memiliki legalitas. Keuntungannya, lulusan memiliki daya saing untuk diterima perusahaan dan akan memiliki gaji yang lebih tinggi daripada mereka yang belum bersertifikasi.

Walikota Deri Asta, mengatakan bahwa keberadaan workshop otomotif alat berat ini sangat strategis dalam menyiapkan generasi muda Sawahlunto yang berkompeten dan bersertifikasi dalam skill operator dan teknisi alat berat.

BACA JUGA  Walikota Sawahlunto Deri Asta Lantik 11 Pejabat Administrator dan Kepsek

“Keberadaan workshop ini juga mampu menarik dampak sosial dan ekonomi pada pembangunan kota dan kesejahteraan masyarakat,” ujar Deri Asta.

Peserta pelatihan di workshop ini, tambah Walikota, tidak hanya dari Sawahlunto, juga dari seluruh daerah di Indonesia. Jadi dapat memberikan banyak manfaat bagi Sawahlunto,

Saat ini di Indonesia, jelas Deri Asra, workhop otomotif alat berat baru berdiri di Samarinda. Sementara di Sumatera masih belum ada, sehingga di Sumatera maka Sawahlunto akan menjadi daerah pertama yang memiliki workshop alat berat.

Tanah seluas 3 hektar dan 2 unit bangunan di Parambahan yang dihibahkan Pemko Sawahlunto kepada Dirjen Pembinaan Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kementerian Tenaga Kerja RI ini, papar Deri Asta, sebelumnya merupakan kampus lapangan Balai Diklat Tambang Bawah Tanah (BDTBT) Kementerian ESDM RI yang telah dihibahkan kepada Pemko Sawahlunto untuk dikelola menjadi Balai Latihan Kerja (BLK).

kota
Tinjau lokasi

Sementara Kepala Dinas Penanaman Modal Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja (DPMTSP Naker) Sawahlunto, Dwi Darmawati, menjelaskan bahwa kawasan BLK Sawahlunto di Parambahan ini total luasnya 8 hektar.

“Kita merencanakan untuk BLK atau pusat pelatihan di Sawahlunto akan dipusatkan di sini,” jelas Dwi Darmawati.

Sekarang 3 hektar itu kita hibahkan kepada Kemnaker RI untuk dibangun workshop otomotif alat berat. Jadi masih ada sisa 5 hektar untuk dikelola Pemko Sawahlunto. Kita akan berkolaborasi dengan Kementerian dan instansi lain untuk menyelenggarakan pelatihan di sini.  (*)

Baca juga: Peresmian Gedung Workshop BLK Komunitas Ponpes Waratsatul Anbiya’ Dihadiri Wawako Solok

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaHijrah dan Spirit Rahmah El-Yunusiyyah
Artikel berikutnyaKapolres Solok Serahkan Kunci Bedah Rumah oleh Baznas di Saok Laweh