Masuki Fase New Normal, Tanah Datar Lakukan Sejumlah Persiapan

new normal
Batusangkar, SuhaNews – Pemkab Tanah Datar lakukan sejumlah persiapan dalam menyongsong fase New Normal. Perpanjangan PSBB dijadikan sebagai persiapan memasuki tatanan baru tersebut. 

“Sudah ada instruksi Bupati Tanah Datar Nomor 443/81/O.pCH-GT/2020 tentang pelaksanaan PSBB untuk melakukan persiapan dan pemberlakuan tahap-tahap menuju tatanan Normal Baru (New Normal),” ujar Sekda Tanah Datar, Irwandi, Selasa (2/6/2020) di Posko Penanganan Covid-19.

Pada PSBB III ini, jelas Irwandi, dilakukan peningkatan disiplin masyarakat untuk melaksanakan protokol Covid-19, melakukan pengendalian penyebaran Covid-19,  dengan melakukan tindakan maksimal berupa testing, penelusuran (tracing), isolasi (isolation)/karantina dan perawatan (treatment).

“Tanah Datar telah lakukan persiapan dalam menyonsong New Normal,” jelas Sekda Irwandi.

new normal
Sekda Tanah Datar, Irwandi

Perpanjangan PSBB saat ini, jelas Sekda Tanah Datar, sebagai masa persiapan memasuki fase NEw Normal. Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah lakukan berbagai upaya, yakni menyampaikan informasi kepada masyarakat tentang langkah yang harus dipatuhi dalam masa normal baru nanti.

“New Normal pada dasarnya adalah PSBB yang dilonggarkan sedikit,” ujar Irwandi.

Dalam menyambut Normal Baru ini tambah Irwandi, pemerintah mempersiapkan sarana prasarana dan tenaga kesehatan, baik di puskesmas maupun di RSUD M. Ali Hanafiah.

“Bidang kesehatan menjadi perhatian utama, jadi kalau ada peningkatan warga yang terpapar corona, kita sudah siap,” kata Sekda Irwandi.

Sekalipun di RSUD M. Ali Hanafiah sudah dipersiapan 5 kamar  untuk pasien Covid-19, jelas Irwandi, kalau terjadi lonjakan pasien, maka tetap dikirim ke RSUD Rujukan Pemprov Sumbar.

“Kesadaran dan dukungan masyarakat terhadap pelaksanaan prosedur dan ketetapan dalam Normal Baru sangat diharapkan,” tambah Sekda Tanah Datar.

“Di tempat keramaian, seperti di pasar atau di lokasi wisata,  kuncinya selalu pakai masker dan rajin cuci tangan dengan sabun,” tambahnya.

“Sektor Pariwisata akan dibuka kembali untuk menggerakkan perekonomian di Tanah Datar,” tambah Sekda Irwandi.

“Kita sedang menyiapkan konsep protokol kesehatan untuk beberapa objek wisata,” ujar Abdul Hakim, Kepala Dinas Pariwisata dan Olah Raga Tanah Datar, sebagaimana dilansir dari Prokabar.com.

Sebanyak 12 objek wisata andalan Tanah Datar, jelas Abdul Hakim, akan kembali dibuka usai PSBB III.

“Objek wisata yang boleh dibuka, harus menyiapkan protokol kesehatannya, seperti jaga jarak, menyediakan tempat cuci tangan, dan menggunakan masker serta beberapa protokol lainnya. Kalau belum siap, tentu belum boleh dibuka,” Kata Abdul Hakim.

“Tanah Datar kehilangan sekitar Rp50 Miliar dalam tiga bulan terakhir dari sektor pariwisata,” jelas Abdul Hakim.

Kehilangan terbesar, jelas Abdul Hakim, terjadi pada libur Idul Fitri. Berpedoman pada libur lebaran sebelumnya, perputaran uang di Istana Pagaruyung saja mencapai Rp3 sampai 4 Miliar. Begitupun pada 11 destinasi wisata lainnya.

Reporter: Dajim       Editor: Wewe

Baca Juga:

Facebook Comments

loading...