Tanjung Raya, SuhaNews – Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Dr. (HC) Ir. H. Suharso Monoarfa meninjau Danau Maninjau, Kabupaten Agam, Kamis (8/4).
“Berdasarkan hasil penelitian LIPI, terjadi penurunan status tropik Danau Maninjau dalam waktu hampir 100 tahun,” ujar Suharso Monoarfa.
Dari oligotropik tahun 1929, ujarnya, menjadi hipertropik di 2016. Maka secara komulatif terjadi perubahan yang luar biasa.
Baca juga: Pulihkan Kualitas Lingkungan Danau Maninjau, P3E Sumatera Gelar Bimtek
“Ini menjadi dua pilihan yang sangat sulit,” jelas Suharso Monoarfa, sebagaimana dirilis AMCNews.
Satu sisi ingin menyelamatkan danau dari ketercemaran, sisi lain di waktu bersamaan, masyarakat bekerja di keramba. Ini menjadi tugas yang berat bagi Bupati Agam, Dr. Andri Warman dalam mengatasinya.
Menteri Suharso Monoarfa berharap Pemkab Agam bersama masyarakat di sekitar danau, untuk menjaga dan memelihara danau itu.
“Agam memiliki kekayaan alam seperti memiliki danau, gunung, laut, dan lainnya, karena itu jangan sampai Danau Maninjau yang jadi kebanggaan masyarakat Agam ini hanya tinggal kenangan,” ujar Suharso Monoarfa mengingatkan. (*/We)
Baca juga: Linggai Park Destinasi Wisata Baru Dekat Danau Maninjau



Facebook Comments