Moderasi Beragama Kakanwil Kemenag Sumbar Bertemu Penyuluh Agama Bukittinggi

Bukittinggi, SuhaNews. Membahas Moderasi Beragama, kepala Kanwil Kemenag Prop. Sumbar, H. Hendri bertemu dengan Penyuluh Agama se kota Bukitinggi, Jumat (30/4) di kantor Kemenag kota Bukittinggi.

Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Kasmir didampingi Kepala Sub Bagian Tata Usaha, H. Zulfikar dan seluruh Kasi serta Penyelenggara dilingkungan Kantor Kemenag Kota Bukittinggi menyambut kunjungan Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumatera Barat, H. Hendri beserta tim.

BACA JUGA  Khatam Al-Quran Kembali Digelar di Masjid Nurul Falah Limo Kaum

Penyuluh Agama Islam selaku ujung tombak Kemenag, selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Sehingga mereka adalah garda terdepan Kemenag dalam memberi pemahaman tentang pentingnya moderasi beragama kepada masyarakat.

Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Kantor Kemenag Kota Bukittinggi, H. Kasmir saat menyampaikan sambutan sebelum Kakanwil Kemenag Provinsi Sumatera Barat menyampaikan arahan terkait Moderasi Beragama yang diikuti oleh seluruh Penyuluh Agama Islam se-kota Bukittinggi.

BACA JUGA  Kakan Kemenag Padang Panjang Hadiri Launching Vaksin Anak 6-11 Tahun

Dalam arahannya, H. Hendri menyampaikan beberapa defenisi moderasi dari berbagai bahasa serta menyebutkan betapa pentingnya moderasi beragama dalam kondisi padatnya pertumbuhan dan perkembangan manusia di dunia, khususnya di Indonesia.

“Melihat kondisi kemajemukan Indonesia yang ber-Bhinneka Tunggal Ika, tentunya kita harus memahami moderasi dan menerapkannya dalam menjaga keutuhan bangsa”, terang H. Hendri.

BACA JUGA  Kebijakan Pemerintah Arab Saudi Tentang Umrah 2020, Dijelaskan Kemenag

“Yang di moderasi bukanlah agama, melainkan cara pandang dan sikap kita selaku penganut agama. Agama adalah kebenaran yang mutlak yang tidak perlu di ragukan lagi, tetapi sifat manusianya yang harus di moderasi”, ulasnya.

“Moderasi sendiri disebutkan dalam bahasa Arab dengan tawasut (tengah), artinya cara pandang dan sikap yang selalu di tengah, bersikap adil dan tidak ekstrim dalam beragama”, imbuhnya
Kakanwil menghimbau seluruh Penyuluh untuk tetap memberi pemahaman kepada masyarakat terkait pentingnya moderasi beragama.

BACA JUGA  Pengawas Madrasah MTsN 4 Agam, Tekankan Pentingnya Administrasi Pembelajaran

Kegiatan ditutup dengan penyerahan dua buku kepada 3 Kepala KUA se-kota Bukittinggi.Dua buku tersebut masing-masing berjudul Pedoman Moderasi Beragama dan Tanya Jawab Moderasi Beragama.

reporter : Yal editor : Moentjak

Berita Terkait : Camat Aur Birugo Tigo Baleh Sambut Penyuluh Agama Islam

Facebook Comments

Google News