Motivasi Murid Baru, Jorong Batu Palano Kolaborasikan 2 Perguruan Silek

motivasi
SuhaNews– Sasaran silek Jorong Batu Palano Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, Kabupaten Solok kembali gelar silaturahmi silek. Ini merupakan kegiatan silaturahmi kedua untuk memotivasi murid baru di sasaran Jorong Batu Palano yang di pusatkan di Masjid jihad Parak Gadang, Sabtu malam (30/10).

motivasi

Silaturahmi kali ini dihadiri oleh sasaran silek dari jorong Lurah Nan Tigo, Kubua Rimau Pakan Sinayan, Nagari Selayo, dengan membawa beberapa murid silek Guru silek mak siman memotivasi para murid baru di sasaran silek jorong batu palano.

Dalam motivasinya mak siman mengatakan kepada murid baru bahwasanya hal utama dalam silek adalah silaturahmi sesuai dengan asal kata Silek tersebut dan kunci yang utama dari silek adalah patuh, terutama sekali kepada kedua orang tua, guru , mamak dan kakak

“Jika tidak bisa patuh maka silek tidak akan bisa kita dapat ” Tegas Mak Siman.

Selang latihan di laksanakan semua guru dan murid silek di secara bergantian untuk menampilkan kebolehannya dalam seni bela diri silek dari yang muda hingga para guru.

motivasi

Selain kehadiran guru silek juga hadir kepala MDTA Miftahul jannah mesjid jihad parak gadang Selayo Yuldafriyenti.

Yul mengatakan bahwa  sebahagian besar dari santri MDTA ikut dalam belajar permainan anak Nagari silek ini, banyak harapan yang di tumpangkan pada kegiatan silek,

“Selain bisa mengaji nantinya lulusan MDTA juga bisa basilek, seusai dengan ABS-SBK, ” tutup kepala MDTA.

Okta mulyadi selaku kepala jorong batu palano Nagari Selayo mengucapkan Terimakasih banyak kepada para guru yang sudah hadir memotivasi murid-murid silek disasaran jorong batu palano , terutama sekali para orang tua murid dan remaja yang telah ikut berpartisipasi menyukseskan kegiatan ini sampai acara terlaksana.

BACA JUGA  Mahasiswa STAI-PIQ Sumatera Barat Dimotivasi Baznas Agam

Okta mulyadi berharap semoga kegiatan ini dapat membawa manfaat bagi anak ke menakan kita, sesuai dengan apa yang kita harapankan bersama yaitu untuk mempertahankan budaya permainan anak Nagari sehingga nanti tidak lenyap di telan waktu.

Selain itu juga untuk kembali mempererat hubungan silaturahmi antara seama orang tua murid, Masyarakat, para guru dan anak-anak kita yang mungkin selama ini sudah tergores oleh perkembangan zaman , Akibat dari itu banyak di antara anak-anak kita yang tidak tau yang mana dusanak dan yang mana mamak. Tutup pak jorong.

Berita terkait :

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaKKG PAI Lubuk Sikaping, Berdiskusi Sambil Berwisata
Artikel berikutnyaPustaka Nagari Sulit Air Gelar Lomba Peringati Bulan Bahasa dan Sumpah Pemuda ke 93