Koto Baru, SuhaNews. Pertama di Kabupaten Solok, nagari Gantung Ciri kecamatan Kubung mengukur ulang arah kiblat seluruh masjid, musala dan surau yang ada di nagari tersebut bersama Badan Hisab Rukyat (BHR) Kab. Solok.
Pengukuran dimulai Rabu (23/9) yang dipimpin langsung oleh Ketua BHR Kab. Solok Bustami S.Ag bersama Kasi Bimas Islam Kantor kemenag Kab. Solok. H. Zulkifli.
Wali Nagari Gantung Ciri, Drs. Hendri Yuda menyebutkan pengukuran kembli arah kiblat seluruh masjid dan mushalla di nagari Gantung Ciri adalah sebagai upaya mendukung kehidupan beragama di nagari Gantung Ciri.
“Diharapkan dengan adanya pengukuran kembali arah Kibat masing-masing temoat ibadah ini akan meningkatkan semangat jamaah untuk beribadah sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketaqwaan,” ujar Wali Nagari.
Terpisah kepala Kantor Kemenag Kab. Solok Drs. H. Alizar yang dihubungi SuhaNews mengatakan, pergeseran arah kiblat ini dipengaruhi oleh pergerakan bumi mengelilingi matahari, yang dalam ilmu Falaq mempedomani matahari kembali melintas di atas Ka’bah yang disebut sebagai Rashdul Qiblah atau Istiwal A’zham.
“Terkait hal ini, Badan Hisab Rukyat (BHR) Kab. Solok yang dalam hal ini berada di bawah seksi Bimas Islam bersedia melakukan pengukuran ulang sesuai permintaan masyarakat. Hal ini bertujuan, agar arah kiblat rumah ibadah betul-betul sesuai dengan sebenarnya,” jelas H. Alizar.
H. Alizar menyebut, tim melakukan kalibrasi arah kiblat dengan menggunakan alat theodolit yang diletakkan di tempat berpermukaan datar yang terkena sinar matahari lalu mengamati bayangan.
Menutup keterangannya. H. Alizar mengapresiasi gerakan pemrintah nagari Gantung Ciri dalam pengukuran ulang kembali arah kiblat seluruh tempat ibadah ini. Moentjak
BACA JUGA :



Facebook Comments