Kamis, September 23, 2021

Niat Antarkan VR ke Rumah Orang Tua, “Sang Dukun” Itu Babak Belur

rumah
SuhaNews– Mahasiswi KKN UNP yang dikabarkan dilarikan oleh seorang dukun dan sempat menghebohkan Dunia Maya, kini mahasiswi (VR) telah kembali ke rumah orang tuanya di Padang Rubiah, Nagari Kambang Barat, Kecamatan Lengayang.

VR pulang bersama kekasihnya C pada Sabtu (24/7) pukul 01.00 WIB, Niat baik C yang mengantarkan VR pulang ke rumah orang tuanya tak semulus yang dibayangkan.

Saat di rumah VR, C pukuli oleh keluarga VR karena kesal sudah membawa VR tanpa meminta izin langsung kepada keluarga. Akibatnya, C dibawa ke Polsek Lengayang untuk diamankan.

Dari informasi yang dihimpun di lapangan, C  mengantarkan VR ke rumah orang tuanya akan tetapi setelah sampai di rumah orang tua VR, C dipukuli secara bersama oleh keluarga VR.

Akibat hal tersebut C mengalami luka robek di bagian kepala belakang dengan jahitan sebanyak 13 jahitan, pergelangan tangan kiri dan tangan kanan memar akibat benda tumpul, mata sebelah kiri dan sebelah kanan luka memar akibat benda tumpul, hidung korban mengeluarkan darah dan bibir bawah luka memar akibat benda tumpul, Untuk sementara saat ini C diamankan di Polsek Lengayang.

ADA CANDRA “SANGPainan, PilarbangsaNews, — Candra lelaki yang disebut-sebut sebagai dukun yang melarikan  mahasiswi UNP (Universitas Negeri Padang), babak belur dihajar oleh keluarga wanita yang kini telah dinikahinya iit

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto membenarkan peristiwa tersebut,Diduga penganiayaan itu buntut dari berita seorang Mahasiswi UNP yang dilarikan  dukun.

Namun sang  mahasiswi lewat video Tiktok mengklarifikasi bahwa dirinya bukan dilarikan oleh sang dukun,Tapi mereka pergi berdasarkan  suka sama suka,Sang mahasiswi juga mengaku telah melangsungkan  pernikahan bersama kekasih itu.

Sang mahasiswi juga sempat mengunggah video kemesraannya pada aplikasi tiktok, bersama dengan C.

BACA JUGA  Wabup Irwan Fikri Tinjau Gerai Vaksin Presisi Polres Agam

Menurut Kabid Humas Polda Sumbar yang dihubungi lewat Telp Whatsapp menyebutkan , motif penganiayaan itu diduga karena tak terima anaknya  dilarikan  dan dinakahi oleh korban, ketiga pelaku J, F dan P melapiaskan rasa marahnya dengan melakukan penganiayaan terhadap korban.

Untuk sementara  C diamankan di Polres Pesisir Selatan, menurut Kabid Humas Polda, hal itu dilakukan agar C benar benar aman dari amukan pihak kelurga korban.

Sumber: Bandasapuluah.com

Baca juga:

 

Facebook Comments

loading...
Artikel sebelumyaPolres Bukittinggi Gelar Patroli Skala Besar Pembagian Bansos
Artikel berikutnya180 Warga Padang Panjang Terjaring Razia Masker